Tolak Tambang di Balikpapan

Kapal batu bara KaltimNewsBalikpapan –
Forum Peduli Lingkungan Balikpapan menuntut komitmen Kota Balikpapan Kalimantan Timur dalam penolakan aktifitas pertambangan. Tambang dianggap menjadi kerusakan lingkungan yang terjadi di kota/kabupaten Kalimantan Timur.

“Pemkot Balikpapan harus berkomitmen dalam penolakan tambang,” kata Koordinator Forum Peduli Lingkungan Balikpapan, Faris Fadillah, Jumat (25/4).

Faris mengatakan Balikpapan teta masuk dalam rencana tata ruang wilayah yang peruntukannya sebagai wilayah pertambangan. RTRW Kalimantan Timur ini sedang menunggu pengesahan DPR RI.

Faris menuntut komitmen Pemkot Balikpapan untuk menolak pencantuman wilayahnya dalam peruntukan pertambangan. Sebelumnya, Pemkot Balikpapan sudah bersepakat melarang aktifitas pertambangan di wilayahnya.

“Karena penambangan batubara akan menimbulkan kerusakkan lingkungan dan persoalan dalam masyarakat,” ujarnya.

Faris mengaku miris dampak negatif kerusakan lingkungan bisa ditimbulkan aktifitas pertambangan. Dia mencontohkan Kota Samarinda yang mengalami bencana lingkungan akibat marak praktek pertambangan batu bara.

Bahkan lanjutnya, akibat maraknya penambangan batubara, bukan hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, juga timbulnya penyakit hingga merengut korban jiwa. Sementara tingkat kesejahteraan masyarakat sekitar tambang juga tidak berubah.

“Ada korban yang meninggal di kolam bekas galian tambang di Samarinda, juga penyakit Ispa meningkat,” ujarnya.

Sehubungan itu, Faris meminta Pemkot Balikpapan menggodok rancangan peraturan daerah tentang larangan penambangan. Adanya perda anti tambang menjadi sikap tegas Balikpapan dalam penolakan aktifitas pertambagan.

Anggota DPRD Kota Balikpapan Edy Subrata mengaku, menyambut baik aksi para aktifis. Hanya saja, soal Balikpapan masuk wilayah yang bisa di tambang, Ketua Fraksi Demokrat itu menyatakan belum menerima draft RTRW Kaltim.

“Kita belum tahu, karena draft nya belum ada, tapi kita sepakat, soal tidak boleh adanya wilayah Balikpapan yang di tambang,” ujarnya.

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *