NewsBalikpapan –
Pemerintah Kota Balikpapan Kalimantan Timur menyiapkan pembangunan pangkalan TNI AL yang berada di kawasan kilang minyak Pertamina. Lahan dan anggaran sudah disiapkan untuk realisasi pembangunan pada 2016 mendatang.
“Dalam APBD Perubahan akan kita anggarkan untuk DED-nya (detail engineering design) sekitar Rp 2 miliar,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan Abdulah disela-sela Diskusi Publik Pembangunan Dermaga Pangkalan TNI AL Balikpapan, Rabu (25/6).
Soal anggaran pembangunan, masih menunggu rampungnya DED. Namun diperkirakan mencapai anggarannya mencapai Rp 80 miliar. “Nanti setelah
DED-nya selesai baru ketahuan berapa kebutuhan pastinya anggarannya, tapi kemungkinan nilainya sekitar itu,” imbuhnya.
Selain dari APBD Kota Balikpapan, juga akan mengajukan anggaran ke Pemerintah Provinsi Kaltim dan Pemerintah Pusat. Tim ahli dari Institut Tekhnologi Surabaya (ITS) sudah melakukan kajian dilokasi yang akan dibangun Dermaga Pangkalan TNI AL di sekitar Kawasan Pantai Melawai atau bersebelahan dengan Pelabuhan Semayang dan kilang minyak Balikpapan.
“Kita ada 10 orang tim yang melakukan uji kelayakan dan analisis di areal Teluk Balikpapan dan kawasan Melawai, selama tiga bulan,” ujar Khosin salah satu tim ahli dari ITS.
Menurutnya, dari hasil kajian yang dilakukan ITS, dilokasi tersebut, cukup layak untuk dibangun Pangkalan AL. Namun lanjutnya, untuk mendapatkan kedalaman ideal tentunya harus dilakukan reklamasi .
“Sekitar 450 meter (menjorok ke laut), untuk mendapatkan kedalaman laut yang ideal hingga 50 meter , dari dasar air laut terendah,” ujarnya.
Diakuinya, jalur Teluk Balikpapan merupakan salah satu jalur lalu-lintas kapal yang cukup padat karena berdekatan dengan Kilang Minyak. “Tapi tidak masalah di Surabaya juga begitu kan juga merupakan jalur sibuk juga,” bebernya.
Diperkirakan panjang Dermaga Pangkalan TNI AL itu mencapai 350 meter dengan lebar sekitar 100 meter dengan luas wilayah mencapai 1 hektar.
“Nanti kapal perang ukuran besar juga bisa sandar, karena memang kan menjadi pelabuhan khusus,” urainya.
Pertamina selaku pemilik lahan pun telah merestui penggunaan lahan di kawasan Pantai Melawai untuk pembangunan dermaga pangkalan. Izin pemanfaatan lahan tersebut keluar melalui surat yang ditandatangani.