Total Ajak Pertamina Diskusi Soal Blok Mahakam

Penyerahan CSR TEPI sebesar Rp 19 miliarNewsBalikpapan –

Total E&P Indonesie siap berdiskusi dengan PT Pertamina soal pengelolaan Blok Mahakam Kutai Kartanegara Kalimantan Timur. Pemerintah menyerahkan pengelolaan blok kaya gas ini dan seluruh negosiasi kerjasama pada Pertamina 2017 mendatang.

“Kami siap berdiskusi soal partisipasi kelanjutan pengelolaan Blok Mahakam,” kata President 7 General Manager Total E&P Indonesie, Hardy Pramono, Selasa (21/7).

Hardy mengatakan perusahaannya siap menghadirkan keahliannya dalam eksploitasi dan eksplorasi minyak gas di Blok Mahakam. Tujuan utamnya juga memberikan keuntungan financial bagi Pemerintah Indonesia.

Namun demikian, Hardy memastikan kelangsungan kerjasama ini juga tergantung kesepakatan bersama antara Total E&P Indonesie dengan Pertamina. Kesepakatan nantinya membahas soal besaran partisipasi interest yang sekiranya diterima Total dan Inpex.

“Sekarang terlalu dini untuk membahas kesepakatan dan partisipasi perusahaan. Namun kami siap berbuat terbaik agar bisa direalisasikan kesepakatan bersama,” ujarnya.

Pemerintah mempercayakan pengelolaan Blok Mahakam pada Pertamina pada 2017 nanti. Pertamina diberikan hak seluas luasnya dalam menjalin kerjasama pengelolaan Blok Mahakam bersama pihak lain.

Sehingga saat ini Pertamina sudah bisa melakukan penawaran kerjasama 30 persen share down pada Total Indonesie dan Inpex. Sistim share down adalah kerjasama hak pengelolaan suatu blok minyak gas di suatu kawasan. Sebaliknya, Total Indonesie dan Inpex juga wajib memberikan kepemilikan hak pengelolaan suatu blok migas senilai kesepakatan kerjasama.

Selain itu, Pertamina juga menjalin komunikasi dengan daerah sehubungan penentuan hak partisipasi interes Blok Mahakam. Sesuai ketentuannya, Kaltim maksimal berhak 10 persen akan pengelolaan Blok Mahakam ini.

Produksi Total E&P Indonesie mensuplai 80 persen industry pengolahan gas kilang Badak LNG Bontang. Produksi Blok Mahakam mencapai 1.761 Bcf/d dan 67.600 bod minyak dan kondesat.

Total mengelola 107 sumur lama serta 111 sumur diantaranya yang masih dalam pengembangan. Total juga mempekerjakan sedikitnya 20 ribu karyawan bekerja setiap hari terdiri  3.700 (dalam negeri), 107 (luar negeri) dan 125 (multi nasional).

Total E&P Indonesie menyumbangkan penerimaan negara sebesar Rp 830 triliun. Keseluruhan produksi Blok Mahakam sebesar 80 persen diserahkan sebagai pemasukan negara.

Berita Terkait

7 Comments

  1. […] Pertamina (Persero) akan meluncurkan produk BBM pertalite di Balikpapan Kalimantan Timur pada 7 September mendatang. Balikpapan menjadi kota pertama di luar […]

  2. […] Pertamina (Persero) segera meluncurkan peluncuran produk BBM pertalite di seluruh kota/kabupaten Kalimantan Timur.  Setidaknya ada 10 SPBU di Balikpapan, Samarinda, Bontang, Sangata dan Tenggarong yang disiapkan […]

  3. […] Pertamina Unit Pemasaran VI Balikpapan Kalimantan Timur menggandeng BRI dalam penjualan brigh gas pada masyarakat. Kerjasama dua BUMN ini […]

  4. […] penjualan pertalite mencapai 22 ribu liter atau market sharenya 7 persen dari pengguna premium. Pertamina sudah dua hari ini meluncurkan produk pertalite yang memiliki keunggulan RON […]

  5. […] Pertamina (Persero) menyatakan penjualan produk BBM non subsidi pertalite sudah mampu menggeser posisi pertamax di pasaran masyarakat Indonesia. Produk BBM yang memiliki […]

  6. […] mengatakan Terminal Batakan mempunyai kapasitas penampungan pelumas hingga 820 kilo liter.  Terminal dilengkapi instalasi peng…mas curah, 8 ribu drum, gudang penyimpanan 21 ribu box, control room, workshop, laboratorium QC dan […]

  7. […] mengatakan sector industry pertambangan sedang kurang bergairah menyusul merosotnya harga jual batu bara dunia ke titik terendah. Kondisi […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *