Puslabfor Selidiki Ambruknya Ruko Samarinda

Kombes Fajar SetiawanNewsBalikpapan –
Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menerjunkan tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Surabaya guna menyelidiki ambruknya rumah toko (ruko) di Samarinda, Selasa (3/6). Polisi menelusuri dugaan unsur kelalaian pembangunan konstruksi ruko yang mengancam belasan jiwa pekerja bangunan ini.

“Tim Puslabfor Surabaya sudah meluncur ke lokasi kejadian,” kata Kepala Bidang Humas Polda Kaltim, Komisaris Besar Fajar Setiawan.

Polda Kaltim sendiri, kata Fajar juga menurunkan tim penyidik sendiri guna membantu Puslabfor dalam pengumpulan data data serta informasi kontruksi bangunan. Sehingga setidaknya terdapat 150 personil polisi yang bertugas sebagai tim penyidik maupun evakuasi 17 korban yang tertimbun reruntuhan bangunan ruko Samarinda ini.

“Hampir seluruh unsur pimpinan polisi di Kaltim berada di lokasi untuk membantu proses evakuasi,” paparnya.

Sementara ini, Fajar mengklaim belum ada laporan soal korban jiwa sehubungan kasus runtuhnya ruko Samarinda. Tim evakuasi sudah berhasil menyelamatkan 3 orang dari reruntuhan puing bangunan.

“Masih tertinggal 14 korban yang berada di dalam reruntuhan sehingga masih dalam proses evakuasi,” ujarnya.

Ruko Samarinda dilaporkan ambruk saat masih dalam proses pengerjaan fisik bangunan oleh puluhan pekerjanya. Setidaknya terdapat 20 buruh bangunan yang tertimbun reruntuhan fisik bangunan ini. Ada sejumlah dugaan runtuhnya bangunan ruko ini disebabkan kontruksi pembangunannya yang dibawah ambang batas persyaratan pemerintah daerah.

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *