NewsBalikpapan –
Kabupaten Pemekaran Mahakam Ulu Kalimantan Timur akan membangun dua pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berdaya 40 KWH dan 50 KWH. Pembangunan ini mempergunakan dana hibah Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) senilai Rp 11 miliar.
“Akan dibangun masing-masing berdaya 40 KWh dan 50 KWh,” kata Harun Al Rasyid, Ketua Badan Pengelola Perbatasan Kabupaten Mahakam Ulu, Selasa (30/9).
Harun mengatakan pembangunan pembangkit ini sesuai dengan visi Mahakam Ulu yang mengkedepankan sektor kearifan lokal setempat. Sebelumnya, Mahakam Ulu juga sedang menyelesaikan pembangunan sejumlah pembangkit listrik mikrohidro.
Dua PLTS ini nantinya terletak di Long Pahangai yang lokasinya berjarak 600 km dari Balikpapan. Pembangkit listrik ini nantinya akan mengaliri 300 watt listrik bagi 180 kepala keluarga dan 280 kepala keluarga Long Lunup.
Harun menambahkan, kedua PLTS hanya makan tempat 35X35 meter persegi. Di lahan seluas itu akan disusun sedemikian rupa panel-panel sel surya (fotovoltaik). Setelah itu melalui jaringan listrik biasa, listrik yang dibangkitkan dari sinar matahari disalurkan ke langganan.
Untuk mengelola seluruh perangkat itu, kontraktor pembangun juga akan melatih warga menjadi teknisi. Teknisi bertugas memelihara dan menjaga unit pembangkit tersebut. Setelah itu, biaya pemeliharaan dianggarkan dari iuran warga. Mengenai besaran tarif akan disepakati bersama antara camat, petinggi, dan wakil-wakil masyarakat lainnya.
Di pasar internasional, harga listrik dari pembangkit tenaga surya saat ini adalah USD 25 sen per kWh, atau lebih kurang Rp 2500 per kWh.
2 Comments
mohon bantuannya untuk proyek yang mau dlelang
Terimakasih atas artikel anda yang menarik dan bermanfaat.
Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis yang bisa anda kunjungi di
Pusat Studi Tenaga Surya