Balikpapan –
Kalimantan Timur mengusulkan sekretarisnya, Irianto Lambrie untuk menduduki jabatan pelaksana tugas Gubernur Kalimantan Utara. Usulan tersebut disampaikan pada Menteri Dalam Negeri agar dapat persetujuan.
“Sudah ada nama yang diusulkan dan dikirim Gubernur ke Mendagri. Sekretaris Provinsi Kaltim, Irianto Lambrie yang diusulkan Mendagri,” kata anggota Komisi I DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Gunawarman, Kamis (7/2).
Kementerian Dalam Negeri belum memutuskan siapa kiranya Plt Gubernur Kaltara nantinya. Rencananya kata Gunawarman, jika disetujui Mendagri Irianto Lambrie
tahun ini dipastikan akan menduduki jabatan barunya tersebut.
“Iya tahun, ini segera setelah disetujui, jadi Kaltara sudah punya Pejabat Pelaksana Gubernur,” ungkapnya.
Kepastian tersebut, akhirnya memupus nama Muhammad Nurdin yang sebelumnya digadang-gadang Ketua DPRD Kaltim Mukmin Faisyal menjabat orang nomor satu di provinsi yang berbetasan langsung dengan Malaysia tersebut.
Nurdin yang kini menjabat Sekretaris Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal memang sempat diyakini bakal menduduki jabatan strategis tersebut. Bukan tanpa alasan, selain mendapat dukungan Ketua DPRD Kaltim, Nurdin juga sangat memahami Kaltara.
Pasalnya, sebelumnya menjabat Sekretaris Menteri, Nurdin sempat menjabat Sekretaris Kota Bontang, kemudian menjabat Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim. Disamping itu memenuhi syarat karena Pegawai Negeri Sipil (PNS) karier eselon I
Sementara itu, menyangkut Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltara, Gunawarman mengatakan, kemungkinan akan berlangsung tahun 2015 mendatang. Karenanya, masyarakat Kaltara masih akan ikut memilih dalam Pilgub Kaltim.
“Jadi kalau sekarang pemilinya masih mengikuti Pilgub Kaltim 2013 ini, karena menurut undang-undangnya seperti itu, kecuali ada yang melakukan judicial review terhadap undang-undang itu, tapi saya dengan ada yang melakukan judicial review undang-undangnya,” ucapnya.
Sedangkan untuk pelaksanaan Pilgub Kaltara kata Gunawarman, tahun 2015 mendatang. “Jadi untuk sementara masih begitu, persiapan pelaksanaan Pilgubnya setelah 2014, itu menurut undang-undangnya,” ucapnya.
Mengenai alokasi dana untuk Kaltara tahun 2013, sudah dianggarkan dalam APBD Kaltim 2013 sebesar Rp 150 miliar. “Yang diusulkan memang Rp 300 miliar, tapi kalau gak salah Cuma Rp150 miliar, kalau Kabupaten Mahakam Ulu, belum dapat kemungkinan nanti setelah APBD Perubahan 2013,” pungkasnya.