Komnas HAM Tolak Capres Pelanggar HAM

Pemilu LegeslatifNewsBalikpapan –

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai pemilih di Indonesia gampang lupa akan rekam jejak partai politik maupun calon presiden yang pernah melakukan pelanggaran HAM berat. Sejumlah mantan jenderal ini saat ini malah menjadi salah satu kandidat kuat calon presiden di Indonesia.

“Karakter pemilih di Indonesia memang gampang lupa rekam jejak tokoh dan parpol,” kata Tim Pemantau Pemilu Komnas HAM, Fauziah Arasad di Balikpapan, Kamis (10/4).

Fauziah mengatakan Komnas HAM sudah menghimbau agar masyarakat tidak memilih parpol maupun tokoh yang terindi

kasi pernah melakukan pelanggaran HAM berat. Mereka ini adalah para jenderal TNI yang sempat bertugas di Timor Timur, Aceh, Papua hingga terlibat penculikan aktifis 99.

Namun demikian, Fauziah menyesalkan masyarakat yang saat ini masih mempercayai integritas parpol dan tokoh pelanggar HAM. Komnas HAM sendiri tetap menjalankan perannya dalam mengkritisi setiap pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia.

“Kami menjalankan peran dalam setiap pelanggaran HAM dan bukan tendensius menyoroti pada jenderal ini saja,” paparnya.

Fauziah mencontohkan sejumlah partai politik serta oknum jenderal yang kini menempati peringkat atas perolehan suara pemilu di Indonesia. Padahal  parpol dan tokoh ini dipenuhi berbagai tindakan pelanggaran berat HAM di masa lalunya.

Sehubungan itu, Fauziah mengatakan Komnas HAM nantinya akan merilis ulang sejumlah parpol dan tokoh pelanggar HAM jelang pemilihan presiden Juli mendatang. Dia berharap masyarakat akan lebih obyektif dalam penentuan pilihannya akan masa depan pemimpin Indonesia.

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *