Disebut Boneka, Luhut : Jokowi Itu Orang Jawa

luhut-binsar-panjaitan1NewsBalikpapan –
Letnan Jenderal (Purn) Luhut Panjaitan membela calon presiden, Joko Widodo yang kerap disebut boneka Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Sebagai orang suku Jawa, menurutnya Jokowi punya kebiasaan menghormati orang yang dituakan dengan cara mencium tangannya.

“Beliau itu orang Jawa, sehingga tata mencium tangan seperti itu pada mereka yang lebih tua adalah sudah biasa,” katanya saat bertemu relawan pasangan Joko Widodo – Jusuf Kalla di Balikpapan, Rabu (11/6).

Luhut Panjaitan mengaku mendengar adanya kampanye hitam soal capres boneka ini sudah dihembuskan para rival politiknya. Secara pribadi, dia mengaku sudah meminta Jokowi untuk mengklarifikasi soal capres Boneka tersebut pada masyarakat.

“Saat ngobrol di pesawat saya sampaikan, Pak Jokowi bilang bahwa itu kebiasaan orang Jawa untuk menghormati orang yang lebih tua. Apa itu salah,” paparnya.

Seperti disampaikan Luhut, Jokowi mengatakan pembicaraan dengan Megawati hanya seputar perihal masa lalu saja serta kuliner yang ada di Indonesia. Megawati tidak pernah mengintervensi kebijakan Jokowi saat menjadi Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta.

Selain itu, Luhut menilai Jokowi adalah sosok pemimpin yang punya bakat kepemimpinan tinggi mengelola pemerintahan. Dia mencontohkan Wakil Wali Kota Solo, Hadi Rudyatmoko dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnawa yang punya karakter keras namun bisa luluh dibawah kepemimpinan Jokowi.

“Rudi dan Ahok itu preman semua, karakternya keras namun bisa lembut bersama Jokowi,” paparnya sambil memperagakan tangannya keras mendadak lembek seperti diibaratkan karakter dua orang wakil Jokowi ini.

Luhut mengatakan sosok Jusuf Kalla sendiri akan melengkapi kepemimpinan Jokowi nantinya saat terpilih menjadi orang nomor satu negeri ini. Menurutnya senioritas dan pengalaman Jusuf Kalla menjadi mentor yang baik bagi Jokowi kedepannya.

“Pak JK punya pengalaman sebagai wakil presiden sehingga menjadi mentor yang tepat bagi Jokowi,” ujarnya.

Berita Terkait

1 Comment

  1. […] bulan November lalu, kedatangan Jokowi di Balikpapan juga disambut berita duka serupa akibat lubang maut tambang. Saat itu, Jatam Kaltim merilis korban lubang tambang atas nama Aprilia Wulandari seorang siswi […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *