NewsBalikpapan –
PT Cowell Development Tbk membidik pasar properti hunian terkemuka Borneo Paradiso di Balikpapan Kalimantan Timur. Pengembang properti terkemuka ini menginvestasikan dana awal sebesar Rp 200 miliar agar bisa menawarkan hunian dengan harga ‘Jujur’.
“Investasi dana awal Rp 200 miliar untuk kawasan serta pembangunan sarana prasarana,” kata Direktur Pemasaran, PT Cowell Development, Ida Bagus Ketut, Minggu (27/4).
Bagus mengatakan pihaknya akan mengembangkan kawasan seluas 150 hektare di kawasan timur Balikpapan. PT Cowell Development siap membangun seribu rumah berbagai tipe yang dilepas dikisaran harga Rp 288 juta hingga Rp 4 miliar.
Penawaran harga properti ini, menurut Bagus adalah yang paling murah masing masing klaster tipe di kelasnya. Dia mencontohkan pembangunan 250 hunian klaster Jimbaran yang sebagian diantaranya dilepas diharga Rp 288 juta.
“Harganya ini bisa dibandingkan penawarannya dengan hunian lain, kami yang paling murah. Sehingga kami menamainya penawaran harga ‘Jujur’,” paparnya.
Tahap awal ini, Bagus mengatakan PT Cowell sudah membangun 318 unit hunian klaster Jimbaran, sekaligus melayani pemesanan konsumen Balikpapan. Dia melayani sistim pembelian tunai maupun kredit sesuai keinginan masyarakat.
Sesuai tingginya animo masyarakat Balikpapan, Bagus menargetkan mampu memetik keuntungan penjualan hingga Rp 1,5 triliun. Perusahaannya ini diprediksi juga bisa meraih kemampuan balik modal dalam kurun waktu 1 hingga 2 tahun kedepan.
Hunian Borneo Paradiso merupakan pengembangan perumahan elit terkemuka di pinggiran kota Balikpapan. Hunian ini ditargetkan menjadi kota mandiri yang dilengkapi sekolah, klinik kesehatan, masjid, taman bermain anak, minimarket hingga pasar murah.
Borneo Paradiso menjadi projek pertama hunian yang diluncurkan di kota Balikpapan. PT Cowell berencana mengembangkan hunian di kota lain seperti Samarinda, Banjarmasin hingga Makassar Sulawesi Selatan.
2 Comments
bale bale
[…] itu, Iwan menaruh harapan besar agar pemerintahan saat ini mampu menuntaskan permasalahan kepastian hukum tanah jadi kendala bisnis property di Indonesia. Dia menyatakan krisis ekonomi saat […]