Warga Berau Lirik Bisnis Wisata

Penyu hijau BerauNewsBalikpapan –

Warga pesisir Kabupaten Berau Kalimantan Timur saat ini mulai beralih dari profesi nelayan menjadi penggiat wisata. Berau terkenal memiliki wisata laut yang terletak di beberapa pulau seperti Derawan, Kakaban, Maratua dan Sangalaki.

“Mereka sudah mulai beralih profesinya menjadi penggiat wisata,” kata Bupati Berau, Makmur, Senin (10/3).

Kunjungan wisata laut Berau terus mengalami peningkatan signifikan setiap tahunnya. Ribuan turis domestic dan manca Negara berdatangan untuk menikmati wisata laut Berau yang lokasinya berbatasan langsung dengan Malaysia dan Philipina.

Makmur mengatakan pemerintah daerah sudah membantu renovasi rumah masyarakat menjadi homestay bagi turis lokal dan manca Negara. Pendapatan masyarakat makin terbantu lewat kegiatan ini tanpa harus menekuni profesi nelayan.

Nelayan tradisional setempat acap kali merusak ekosistim lingkungan laut saat mencari ikan. Mereka mempergunakan berbagai teknik berbahaya seperti racun, bom hingga jaring yang merusak terumbu karang.

“Kita bangun rumahnya disana, jadi kita membangun wisata itu termasuk kemasyarakatan, rumahnya kita bangun dia, bisa menampung turis, dia mengalihkan usaha dari penangkap ikan menjadi penerima turis,” kata Makmur.

Makmur menambahkan, setiap tahun ada sekitar 300 ribu turis mancanegera maupun domestic yang berkunjung, menikmati keindahan panorama pulau yang sering dikenal dengan sebutan Paradise Island.

Pulau Maratua selama ini dikenail dengan keindahan panorama bahwa lautnya dan menjadi salah satu tujuan wisata bagi yang menyukai snorkling maupun diving.

Di Pulau itu juga dikenal karena memiliki empat jenis spesies Ubur-ubur tanpa sengat. Sehingga para wisatawan tidak perlu takut memegang ubur-ubur tersebut.

Selain itu di Pulau Maratua wisatan bisa menyaksikan habitat penyu hijau yang sudah langka.

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *