Kabupaten Berau Kalimantan Timur merestui pemekaran Berau Pesisir Selatan terdiri Tabar, Talisayan, Batu Putih, Biatan dan Biduk Biduk. Pemekaran kabupaten baru ini sudah disampaikan DPR RI sehingga bisa diresmikan pertengahan 2014 ini.
“Sebab semuanya sudah siap, tinggal menunggu undang-undangnya disahkan dan keputusan presiden,” kata Bupati Berau Makmur HAPK di Balikpapan, Rabu (5/3).
Berau Pesisir Selatan terdiri dari 5 kecamatan berpenduduk 50.000 jiwa. Lima kecamatan ini menyimpan potensi wisata alam laut dan hutan yang luar biasa.
Obyek wisata yang belum tergarap maksimal tersebut diantaranya dua air terjun di Teluk Sumbang, Labuan Cermin, Bidukbiduk. Salah satu dari air terjun diberi nama air terjun Bidadari, air terjun yang langsung jatuh ke laut.
Keindahan Teluk Sulaiman juga bisa dinikmati dengan lebih maksimal lagi bila dibangun infrastruktur yang lebih memadai untuk transportasi dan akomodasi wisatawan. Begitu pula dengan air panas di Kampung Bappinang, Kecamatan Biatan.
Untuk sementara ini, dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Berau sebesar Rp 200 miliar, 30 persennya disumbang oleh daerah-daerah Berau Pesisir Selatan tersebut. Sebab itu, tegas Bupati Makmur, ia sangat yakin daerah pemekaran baru itu nantinya akan berkembang pesat dan maju.
Berau selaku kabupaten induk juga mempersiapkan pemekaran itu dengan sungguh-sungguh. Infrastruktur seperti jalan dan jembatan terus dibangun dan ditingkatkan kualitasnya.
Listrik juga menjadi prioritas untuk sampai hingga ke kampung-kampung yang jauh. Bupati Makmur menyebutkan program listrik kecamatan, dimana disetiap kecamatan diadakan pembangkit listrik skala mini yang menghasilkan listrik 3-5 megawatt. Pembangunannya bekerja sama dengan perusahaan yang dominan di kecamatan setempat, dalam hal ini kebanyakan perusahaan perkebunan kelapa sawit atau tambang batubara.