NewsBalikpapan –
Sebanyak ratusan ribu jiwa warga Balikpapan Kalimantan Timur terancam krisis air dalam kurun 2 bulan kedepan. Sumber air Waduk Manggar mengalami kebocoran pipa hisap air sehingga berdampak amblasnya sebagian badan tanggul penampungannya.
“Perbaikannya membutuhkan waktu selama dua bulan,” kata Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendy, Selasa (10/6).
Rizal mengatakan perbaikan tanggul waduk ini membuat pengelola membatasi batas maksimal pasokan air bahan baku PDAM Balikpapan. Permasalahan ini membuat distribusi air pada pelanggan PDAM Balikpapan mengalami gangguan hingga 80 persen dari ketentuan normal.
Pemkot Balikpapan, kata Rizal telah mencanangkan status kondisi darurat dalam perbaikan tanggul Waduk Manggar ini. Ada kekhawatiran jebolnya waduk berdampak negatif terhadap pemukiman warga di sekitarnya.
“Perbaikan pakai dana cadangan bencana alam dari Kementerian PU dari Ditjen SDA. Kita juga akan siapkan dana untuk dampak social termasuk pembangunan posko,” tuturnya.
Pihaknya juga sudah berkordinasi dengan Balai Sumber Air Wilayah III Kalimantan, Dirjen Sumber Daya Air, Kementerian PU. Termasuk melaporkan kasus ini ke Gubernur Kaltim.
Rizal mengaku sudah melakukan sosialiasasi melalui Camat, Lurah dan, TNI/Polri, Basarnas, BPBD, tokoh masyarakat setempat kepada warga yang tinggal disekitar waduk Manggar.
Saat ini pemkot sedang memasang dua pompa utama diatas ponton untuk menyedot air untuk dibuang di sekitar sungai sekitar. Setidaknya ada penyesuaian daya tampung 15 juta kubik air Waduk Manggar menjadi hanya 6 juta kubik saja.
“Jadi ada sekitar 8 juta meter kubik air yang ahrus dikeluarkan dari waduk. Kita butuh 6 pompa agar bisa mempercepat. Untuk menyedot air waduk dibutuhkan 1 bulan,” paparnya.
Pihak PDAM memperikirakan dengan kerusakan ini, sedikitnya 73 persen pelanggan mengalami ganggu. Supply air bersih bagi PDAM balikapapan sebanyak 80 persen dipasok dari waduk Manggar yang memiliki kapasitas 15 juta meter kubik.
Awal Mei lalu, PDAM Balikpapan sudah menyampaikan adanya kebocoran berdiameter 18 centimeter di tubuh bendung Waduk Manggar. Saat itu, Lubang di tubuh bendungan berdiameter 18 centimeter melepaskan limpasan air berkekuatan 20 liter per detik.
Meskipun kebocoran relatif kecil, PDAM Balikpapan khawatir berdampak pada jebolnya tubuh bendung serta banjir di kawasan Balikpapan timur. Sekitar kawasan Waduk Manggar terdapat ratusan kawasan pemukiman dihuni ribuan warga Balikpapan.
Jebolnya Waduk Manggar, menurut Gozali juga berdampak krisis air bagi seluruh masyarakat Balikpapan. Waduk Manggar menjadi sumber air baku PDAM Balikpapan yang mengalirkan 900 meter kubik per detiknya di penjuru perumahan masyarakat.
1 Comment
[…] – Pemerintah Kota Balikpapan Kalimantan Timur menggandeng swasta dalam mengatasi krisis air minum bagi 700 ribu warganya. Perusahaan lokal ini […]