Pengungsi Arab Direlokasi di Lamaru

Imigran Timur TengahNewsBalikpapan –

Kantor Imigrasi Kelas I Balikpapan Kalimantan Timur merelokasi sebanyak 156 pengungsi asal Timur Tengah ke Kantor Detensi Imigrasi Lamaru, Kamis (18/12/2014). Sudah hampir dua bulan para pengungsi asal Afganistan dan Iran ini memadati rumah dinas Kepala Imigrasi Balikpapan.

“Kami pindahkan ke Kantor Detensi Imigrasi Lamaru,” kata Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas I Balikpapan, Anton Sumarsono.

Anton mengatakan ada perintah langsung dari pemerintah guna memindahkan para imigran yang mayoritas adalah warga Afganistan. Menurutnya factor keamanan jadi pertimbangan utama pemindahan para imigran ini ke Detensi Imigrasi Lamaru.

Selama sebulan ini, Anton memastikan pihaknya berupaya  membantu kebutuhan pokok ratusan imigran di rumah dinas Kepala Imigrasi Balikpapan. Lembaga internasional pemerhati imigran (Organization of Migration) juga membantu mengalokasikan makanan minuman selama berada di Balikpapan.

Sehingga saat ini setidaknya terdapat  300 pengungsi asal Timur Tengah yang sudah ditempatkan di Kantor Detensi Imigrasi Lamaru. Pasalnya sebelumnya, Kantor Imigrasi Balikpapan sudah merelokasi sebanyak 144 imigran Timur Tengah ke Kantor Detensi Imigrasi Lamaru.

“Sekarang jadi tugas mereka untuk merawat para pengungsi ini,” papar Anton.

Salah seorang pengungsi asal Afganistan (18 tahun), Zaki menyebutkan mereka adalah para pengungsi pasca kemelut perang di Afganistan, Iran dan Irak. Menurutnya para pengungsi ini terancam keselamatannya bila masih berdiam diri di Negara asalnya.

“Sangat berbahaya di Negara kami,” ujarnya.

Zaki mencontohkan dirinya yang nekat meninggalkan seluruh keluarganya di Afganistan agar bisa selamat dari kemelut peperangan. Dia tidak perduli harus berdiam di negara manapun asal tidak dipulangkan kembali ke Afganistan.

“Terserah dimanapun, asal tidak di Afganistan,” ungkapnya.

Relokasi para imigran ini berlangsung tertib tanpa ada kendala berarti. Kantor Imigrasi Balikpapan mengerahkan dua bus dan tiga kendaraan roda empat guna mengangkut para imigran ke Kantor Detensi Imigrasi Balikpapan. Polresta Balikpapan dan Satpol PP Balikpapan turut membantu proses relokasi para imigran ini.

Berita Terkait

1 Comment

  1. […] Keluarga Nemat kini memang bisa menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan senang hati. Seluruh keluarganya menempati sel isolasi Rudenim Balikpapan sejak 2 tahun terakhir ini. Kini, masing masing anggotanya keluarganya sudah dihadapkan rantangan nasi lengkap dengan lauk pauk kiriman International Organization of Migration (IOM). […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *