Tiga orang pekerja tambang batu bara sub kontraktor PT Lembuswana terkubur hidup hidup saat melakukan penggalian tambang di Desa Merdeka Samboja Kutai Kartanegara Kalimantan Timur, Kamis (28/1) pukul 05.15 Wita. Ketiga terkubur longsoran tanah tebing tanah di sekitar wilayah pertambangan perusahaan.
“Mereka tertimbun longsoran tanah saat sedang bekerja,” kata Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Timur, Komisaris Besar Fajar Setiawan.
Para pekerja PT Rep ini, kata Fajar terdiri Sanur (operator alat berat), Novi (dozer) dan Nasiran (pekerja) sedang melakukan pengupasan wilayah tersebut. Mendadak tebing tanah disebelahnya longsor serta menimbun ketiganya berikut alat berat sedang dipergunakan.
“Sampai sekarang masih dalam pencarian,” paparnya.
Sehubungan bencana ini, Fajar mengungkapkan dua orang karyawan yakni Slamet dan Abdul Rahman berhasil menyelamatkan diri dari longsoran tanahnya. Keduanya sigap meloncat dari alat beratnya saat mengetahui ada longsoran tebing tanah disebelahnya.
“Untungnya mereka segera meloncat sehingga tidak ikut tertimbun,” ujarnya.
Tim SAR, TNI/Polri dan BPBD Kutai Kartanegara saat ini masih terus melakukan pencarian terhadap ketiga korban ini. Polda Kaltim juga mengerahkan anjing pelacang guna mendeteksi keberadaan korban diantara timbunan tanah longsoran.
1 Comment
[…] Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyegel empat perusahaan tambang batu bara maut di Samarinda dan Kutai Kartanegara Kalimantan Timur. Perusahaan ini yang menjadi penyebab tewasnya 19 anak […]