Banyak KTP Ganda di Balikpapan
29 November 2011
10 Ribu Pohon Ditanam di Balikpapan
29 November 2011

Sebanyak 7 ribu Tahanan di Libya Disiksa

New York – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebutkan ada sekitar 7 ribu tahanan yang saat ini dibawah kendali mantan pasukan pemberontak Libya. Para tahanan ini dilaporkan menjalani penahanan tanpa proses hukum yang berlaku secara semestinya karena pengadilan dan lembaga kepolisian di negara itu masih belum berfungsi. Sebagian besar bahkan kemungkinan telah mengalami penyiksaan. Banyak dari tahanan ini berasal dari wilayah Sahara Afrika yang sebelumnya bekerja sebagai tentara bayaran pemerintahan Muamar Gaddafi. PBB sejauh ini mengatakan pemerintahan baru Libia telah merespon secara positif saat lembaga itu meminta agar persoalan tahanan ini juga diperhatikan.

 “Pada saat Dewan Transisi Nasional, TNC telah mengambil sejumlah langkah maju untuk mengalihkan tanggung jawab pengawasan tahanan dari kelompok pasukan yang ada kepada kepada otoritas negara yang tepat ada sejumlah langkah yang perlu segera dilakukan,” bunyi salah satu bagian dari laporan tersebut.

Sementara itu Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, percaya pemimpin baru di Libia berkomitmen untuk membangun sebuah masyarakat yang didasari atas penghormatan terhadap hak asasi manusia. Meski diakuinya tidak mudah dan butuh langkah awal yang konkrit.

“Untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan sebuah langkah awal yang perlu segera dilakukan meskipun kondisi saat ini memang tidak mudah, seperti mengakhiri penahanan secara sewenang-wenang dan diskriminasi baik terhadap warga negara lain maupun warga negara Libia sendiri,” terangnya.

 

Diluar persoalan penahanan ada sejumlah hal lain yang juga akan diperhatikan oleh PBB, seperti melucuti senjata para pejuang revolusioner yang kini mengambil alih fungsi pasukan keamanan di negara itu, mengamankan persediaan senjata dan mulai membangun sistem pemilu yang akan digelar pada Juni mendatang. (bbc/reuters/afp)

 


 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *