Penajam BKO Satuan Linmas

BKO linmasNewsPenajam –
Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur mengembalikan bawah kendali operasi (BKO) satuan linmas pengamanan pemilu legeslatif dan presiden. Tahapan pemilu sudah berakhir dengan pelantikan Joko Widodo – Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia pada 20 Oktober 2014 lalu.

“Setelah melewati momen penting, pada 20 Oktober 2014 lalu, yaitu pelantikan Presiden Republik Indonesia,” kata Wakil Bupati Penajam Paser Utara PPU, Drs. Mustaqim MZ, MM. Kamis, (23/10/2014).

Mustaqim bersyukur seluruh rangkaian pelaksanaan Pemilu tersebut, berjalan dengan lancar, aman dan damai, termasuk di Kabupaten PPU. Kondisi tersebut, tercipta dikarenakan dukungan dan peran serta semua pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban, terutama jajaran aparat keamanan baik dari unsur Polri dan TNI maupun unsur pendukung lainnya, seperti Satuan Linmas yang tergabung dalam BKO pengamanan Pemilu tahun 2014.

Ditambahkan Mustaqim, dengan diserahkan kembali BKO Linmas pengamanan Pemilu ini ke Pemerintah Daerah, bukan berarti selesai pula tugas satuan Linmas. Masih ada tugas lain yang juga sama pentingnya, yaitu menjaga Kabupaten PPU agar tetap kondusif, sehingga kita dapat melaksanakan pembangunan dengan aman dan damai.

“Untuk itu, saya berharap kepada Satuan Linmas untuk senantiasa mempersiapkan diri, karena proses pembangunan yang sedang giat-giatnya kita laksanakan saat ini, membutuhkan keamanan ketenteraman dan ketertiban agar dapat berjalan sesuai dengan harapan kita semua,“ pungkas.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kapolres PPU, AKBP Joudy Mailoor, Staf Ahli Bupati PPU, Drs. Adi Iskandar Hamala, Kepala Satpol PP Kabupaten PPU, Suyanto dan sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten PPU. Kegiatan ini juga dirangkai dengan penandatanganan berita acara berakhirnya tugas linmas dari Kapolres PPU, pelepasan pita peserta dan diakhiri dengan pemberian ucapan terimakasih kepada jajaran linmas. ADV

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *