Pedagang Pasar Kebun Sayur Balikpapan Kalimantan Timur ditaksir menderita kerugian hingga ratusan miliar rupiah menyusul kebakaran menghanguskan 135 kios. Mayoritas pedagang menginvestasikan dananya mencapai Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar untuk berjualan berbagai souvenir di Pasar Kebun Sayur Balikpapan.
“Saya perkirakan kerugian seluruhnya mencapai ratusan miliar rupiah,” kata Ketua Perhimpunan Pedagang Pasar Kebun Sayur Balikpapan, Muhammad, Selasa (6/1/2015).
Muhamad mencontohkan dirinya yang menderita kerugian mencapai Rp 1,5 miliar akibat peristiwa kebakaran itu. Dirinya terlanjur menginvestasikan masing masing dana sebesar Rp 750 juta untuk mengisi barang dagangan dua kios memperdagangkan souvenir.
“Kedua kios beserta isinya sudah ludes, tidak ada sisa. Kerugian seluruhnya mencapai Rp 1,5 miliar,” tuturnya.
Muhammad hanya bisa menyelamatkan satu kios tersisa yang memperjual belikan batu batu berharga senilai ratusan juta rupiah. Kios ini menjadi harta satu satunya guna melanjutkan bisnis usahanya di Pasar Kebun Sayur.
“Kios yang lain sudah habis semua, tinggal satu saja untuk melanjutkan usahanya,” ungkapnya.
Apalagi seluruh pedagang Pasar Kebun Sayur dipastikan tidak mengasuransikan kios beserta isinya ini. Pihak asuransi menolak pengajuan permohonan disebabkan resiko tinggi kualitas bangunan pasar yang sudah tua.
“Akibat bangunan pasarnya sudah tua, mereka menolak permohonan asuransi pedagang,” ungkapnya.
Nasib lebih mengenaskan dialami salah seorang pedagang souvenir, Diana yang mengaku kehilangan seluruh harta bendanya dalam peristiwa kebakaran ini. Perempuan usia lanjut ini harus merelakan dua kios dagangannya yang totalnya senilai Rp 1 miliar.
“Padahal, saya baru saja mengisi barang dagangan senilai Rp 100 juta. Semuanya tidak bisa diselamatkan akibat terbakar,” keluhnya lemas sambil menyeka air mata.
Saat ini, Diana mengaku hanya memasrahkan hidupnya pada bantuan pemerintah daerah Balikpapan. Dia sudah tidak memiliki simpanan sepeser pun guna mengawali usahanya di tempat lain.
“Mohon bantuan pemerintah daerah saja untuk membuatkan tempat berjualan sementara. Nanti terpaksa mencari pinjaman modal dari pihak lain,” tuturnya yang sudah berjualan sejak 1985 silam di Pasar Kebun Sayur.
Sebanyak 135 kios Pasar Kebun Sayur Balikpapan Kalimantan Timur ludes terbakar si jago merah, Selasa (6/1/2015) pukul 05.30 Wita. Pasar Kebun Sayur terkenal sebagai ikon wisata Balikpapan yang memperjual belikan souvenir khas Kalimantan.
Kebakaran ini telah menjadikan arang sebanyak 6 blok area kios Pasar Kebun Sayur yang berada di wilayah Balikpapan Barat. Kios yang terbakar memperdagangkan souvenir, batu batu berharga, baju dan salon dengan nilai total kerugian ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah.
Kantor Pemadam Kebakaran Balikpapan menerjunkan sebanyak 14 branwir daerah serta sejumlah branwir bantuan perusahan minyak dan gas setempat. Puluhan personil pemadam Balikpapan ini akhirnya mampu menjinakan kobaran api Pasar Kebun Sayur pada pukul 08.00 Wita.
Pasar Kebun Sayur menjadi ikon cikal bakal berdirinya Kota Balikpapan pada masa 1950 silam. Pasar ini terdapat sebanyak 343 kios yang memperdagangkan berbagai souvenir Kalimantan dan sempat terbakar pada tahun 1974, 1984, 2003 dan terakhir 2008 lalu.