Menurut Pangdam, keterlibatan TNI dalam pengamanan demontrasi akan tetap mengikuti aturan-aturan yakni ada permintaan yang disampaikan dari Gubernur untuk membantu pihak kepolisian dalam pengamanan.
“Tetap komando pengamanan ada ditangan kepolisian. Begitu pula dengan keadaan darurat jika terjadi eskalasi peningkatan massa kita dilibatkan tetap kita berdasarkan permintaan dari gubernur sebagai penguasa darurat sipil di daerah,” jelasnya.
Pangdam yang baru bertugas selama dua pecan ini melihat situasi di Kalimantan Timur khususnya Balikpapan dengan Makasar sangat berbeda sekali. “ Disana kecil saja bias menjadi besar. Saya selama dua tahun tugas di Makasar sangat merasakan beda sekali hawanya. Kalau disini saya yakin situasi kondusif, saya juga sudah keliling-keliling memang secara umum Kaltim kondisinya aman.” ujarnya.
Meski begitu kata Subekti pihaknya tetap meminta masyarakat dan mahasiswa melakukan aksi penolakan kenaikan BBM dengan cara-cara terhormat dan tidak merugikan pihak lain.
“Saya kira Mahasiswa juga pahamlah, sampaikan pendapatnya sesuai aturan yang ada jangan berbuat anarkis yang justru merugikan kita semua,” tandasnya.
Terpisah, Ketua DPRD Kota Andi Burhanuddin Solong berpendapat situasi Balikpapan yang aman dan jauh dari hingar bingar tuntutan kenaikan BBM.
“ kan sudah di Balikpapan demonya tanggal 22 lalu, kalau sekarangkan di Jakarta dan beberapa daerah lain. Kalau di Balikpapan kalian kan tahu dengan moto kubangun jaga kubela dan kebersamaan masyarakat disini dalam kehidupan berdemokrasi. Boleh daerah lain demo disini juga tapi tetap kedepankan kebersamaan,” ujarnya.
Kondisi masyarakat yang kondusif dan jauh dari perpecahan nilai ABS juga tidak lepas dari peran pers di Balikpapan dan Kaltim yang ingin memberikan pemberitaan yang damai, tidak provokatif dengan tetap menjaga keselarasan kehidupan di Kaltim dan Balikpapan.
“Jadi kalianlah pers yang sangat berperan tetap menjaga kondusifitas kota ini dengan tidak menampilkan pemberitaan yang provokatif.tapi tetap menjaga keselarasan masyarakat Kaltim , Balikpapan,” katanya.