PT Pos Balikpapan Kalimantan Timur membidik fee sebesar Rp 57.500.000 dalam layanan jasa pembayaran tagihan rekening air PDAM setempat. Dua instansi ini memang menjalin kerjasama pembayaran rekening air pelanggan PDAM Balikpapan yang totalnya sebanyak 92 ribu orang.
“Pos Balikpapan dipercaya melayani pembayaran tagihan rekening air pelanggan PDAM Balikpapan,” kata Kepala Kantor Regional 9 Kalimantan PT Pos, Agung S Rahardjo, Rabu (16/12).
Pos Balikpapan sudah lama membidik layanan pembayaran rekening air milik PDAM Balikpapan sebesar Rp 16 miliar per bulannya. Menurut Agung sudah hampir lima tahun diupayakan agar pembayaran tagihan rekening air bisa dilaksanakan melalui jasa PT Pos seluruh Indonesia.
Agung membidik hingga 25 persen pelanggan PDAM Balikpapan yang totalnya sebanyak 92 ribu orang. Setidaknya akan terjadi 23 ribu transaksi pembayaran rekening air yang dikenakan beban Rp 2.500 per transaksi atau fee sebesar Rp 57.500.000 per bulannya.
Pos Balikpapan, kata Agung sudah menyiapkan sebanyak 42 outlite melayani jasa keuangan pembayaran tagihan rekening air termasuk 100 agen Pos di lapangan. Layanan jasa keuangan dibuka setiap hari dari pukul 07.00 hingga 22.00 Wita.
“Guna menjaring pelanggan sebanyak banyaknya di Balikpapan,” tuturnya.
Direktur Umum PDAM Balikpapan, Gazali Rahman menyatakan pihaknya memang sudah tidak melayani pembayaran tagihan rekening air pelanggannya. Mereka memanfaatkan layanan jasa pembayaran lewat sector perbankan maupun PT Pos.
“Memang semuanya ditangani oleh pihak ketiga. Kami sudah tidak melayani pembayaran rekening air,” ungkapnya.
Gazali mengakui alotnya realisasi kerjasama antara PDAM Balikpapan dan PT Pos dalam layanan jasa pembayaran rekening air pelanggan. Menurutnya adanya sejumlah penyesuaian teknis antara dua instasi agar sistim layanan jasa pembayaran ini berjalan lancar.
Namun demikian, Gazali optimis PT Pos mampu merealisasikan targetnya dalam melayani hingga 25 persen dari total keseluruhan pelanggan PDAM Balikpapan. Dia menyebutkan PT Pos Balikpapan inovatif dalam merangsang pelanggannya agar melakukan transaksi lewat jasa Pos.
“Ada hadiah hingga Rp 1 miliar bagi pelanggan yang membayar lewat jasa Pos,” ujarnya.