Kaltim Klaim Rubah Nama Bandara Balikpapan

Bandara Sepinggan BppNewsBalikpapan –

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengklaim mendapat persetujuan Kota Balikpapan terkait perubahan nama Bandara Sepinggan menjadi Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.

“Semua sudah sepakat muspida, kemarin sudah rapat bersama (Selasa), soal penambahan nama bandara, semuanya hadir,” kata Wakil Gubernur Kaltim, Mukmin Faisal.

Kata Mukmin, kemudian sudah menjadi tugas Pemerintah Daerah untuk melakukan sosialisasi terkait perubahan nama bandara itu. Meskipun sebenarnya, perubahan nama bandara dikhawatirkan akan menimbulkan konflik baru di Kaltim.

Perubahan nama itu, sebenarnya mendapat penolakkan mayoritas masyarakat Balikpapan, dengan melakukan berbagai aksi demo. Bahkan masyarakat Balikpapan yang tergabung dalam komunitas Save sepinggan mengancam akan memblokir bandara, jika dipaksakan diganti.

“Kami tidak pernah sepakat soal pergantian nama bandara Sepinggan, karena Sepinggan tetap sepinggan. Nama Sepingan memiliki nilai sejarah,” kata Koordinator Komunitas Save Sepinggan Mei Christy.

Sebelumnya, ratusan masyarakat adat Paser Balik, menggunakan pakaian dan simbol-simbol adat turun ke jalan menolak pergantian nama Bandara. Sambil diiringi lagau-lagu tradisional Suku Paser Balik, mereka melakukan aksi damai di depan kantor Wali Kota dan DPRD Balikpapan.

Ada dua tuntutan yang disampaikan masyarakat Adat Paser Balik, yakni menolak pergantian nama Bandara Sepinggan dan mendesak pihak kepolisian menangkap dan mengusut tuntas pelaku yang telah membakar symbol-simbol adat Paser Balik, termasuk yang melakuka pelecehan terhadap Wali Kota dan DPRD Balikpapan.

 

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *