Bess Central Insurance (BCI) membuka kantor cabang di Balikpapan Kalimantan Timur atas perkembangan ekonominya. Kota Balikpapan dianggap memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi tinggi ditandai maraknya kepemilikan berbagai mobil mewah.
“Kami melihat potensi Balikpapan, terutama dari sisi niaga dan komitmen kami untuk hadir di kota-kota yang memiliki potensi besar untuk asuransi,” kata Direktur Utama BCI Goenawan Hadidjojo, Rabu (3/12/2014).
Selama ini katanya asuransi kesehatan dan mobil menjadi bisnis andalan bagi perusahaan yang baru berdiri tiga tahun ini. Bess Central Insurance membidik pasar alat berat, property dan angkutan darat maupun laut.
“Balikpapan,mungkin kapal-kapal angkutan juga bisa masuk dalam sasaran kita,” lanjutnya.
Kendati sektor pertambangan batu bara masih lesu namun Goenawan optimistis bisa tetap berekspansi di wilayah Kaltim.
” Untuk Tambang bisa kea lat berat, kendaraan termasuk pekerja asing. Kita optimis karena bisnis asuransi itu melihatnya jangka panjang,” ujarnya.
Di Balikpapan, lanjutnya ia membidik kalangan menengah atas dan kalangan ekspatriat untuk layanan asuransi kesehatan di Balikpapan. “Disini potensi besar kita akan membidik kalangan kelas atas, masyarakat ekspariat. Dan ini tempat yang cocok untuk bisnis seperti ini,” katanya.
Pada tahun 2015 mendatang pihaknya menargetkan bisa meraih premi sebesar Rp3 miliar untuk wilayah Balikpapan. “ Kedepan mungkin tiga bulan kita akan buka kantor perwakilan di Samarinda,” tambahnya.
BCI sahamnya dikuasai Asuransi Central Asia (ACA). Bess telah berdiri sejak tahun 2011 dan telah membukukan kinerja yang cukup baik. Pada tahap awal, sebagai pemain baru, perusahaan telah mampu meraup pendapatan sebesar Rp 24 miliar hanya dalam waktu 6 bulan.
Pada tahun 2012, pendapatan melesat menjadi Rp 65 miliar. Sedangkan pada tahun 2013, BCI membukukan pendapatan sebesar Rp 160 miliar. “Tahun ini kami berharap bisa meningkat 50%,” tambahnya.
1 Comment
[…] Scania Parts Indonesia, kata Johana membuktikan optimisme produsen kendaraan otomotif Eropa akan masa depan ekonomi di […]