Harga Cabe di Balikpapan Tembus Rp50 ribu
26 March 2012
Pangdam Mulawarman Sambangi DPRD Balikpapan
26 March 2012

Balikpapan Bentuk Tim Penanganan Wabah Tomcat

Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menyatakan hingga kini belum ada laporan dari masyarakat yang terserang wabah tomcat atau kubang semai. Namun Pemkot Balikpapan telah membentuk tim khusus yang akan mengantisipasi jika Kota Balikpapan diserang wabah tomcat Tim yang dibentuk Pemkot Balikpapan terdiri dari Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPKP) Kota Balikpapan dan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan. “Kita ada 16 petugas yang bertugas soal ini dari DPKP dan DKK kita lakukan kordinasi terus,” ungkap Kabid kehewanan DPKP Kota Balikpapan dokter hewan Budijanto, Senin (26/3) siang tadi.

Ia menjelaskan wilayah Balikpapan dianggap sebagai daerah rawan adanya komunitas tomcat yakni daerah yang ditumbuhi ilalang, persawahan, rawa-rawa. “Hampir semua, namun yang banyak disenangi oleh hewan itu seperti Balikpapan Barat, Utara dan Timur,” ujarnya.

Budijanto menegaskan hewan ini tidak menyerang manusia layaknya nyamuk yang menggigit manusia namun alergi gatal-gatal itu terjadi saat terjadi intraksi manusia dengan tomcat. “ Dia memiliki cairan yang membuat kulit kita gatal-gatal. Jadi dia tidak menyerang manusia,“ terangnya.

Bagi warga Balikpapan yang menemukan adanya kasus ini, diharapkan untuk melaporkan ke DPKP atau DKK sehingga segara diambil tindakan. “ Ya seperti penyebaran virus flu burung, ulat bulu. Laporkan kekita dulu jangan langsung ke pimpinan,” imbuhnya.

Masalah ini kata Budijanto  juga sempat mencuat dalam rapat copy morning Pemkot kemarin. “ Tetap kita harus peduli dan beri perhatian walaupun belum ditemukan kasusnya,” tambahnya.

Sementara itu Kepala DKK Balikpapan Dyah Muryani mengatakan hingga kini belum ada laporan dari 27 puskesmas di Kota Balikpapan terkait wabah tomcat yang menimpa warga Balikpapan. “ Belum ada laporannya,”katanya.

Bagi korban yang terkena tomcat kata Dyah, dapat dilakukan dengan membersihkan disekitar luka dan memberikan salep partikusilis dan antibiotik. “ Tapi itu harus seijin dokter salep ini tidak bisa digunakan sembarang kalau ngak cocok bisa menghitam kulit. Sedangkan yang akut harus minum obat,” tandasnya.

1 Comment

  1. […] Balikpapan memaksimalkan lahan seluas 40 hektare sawah tadah hujan yang terbengkelai selama empat tahun terakhir. Masyarakat juga mengupayakan pembangunan bendungan Sungai Solok Api guna mengairi sawah yang mulai ditanam sejak bulan April lalu. […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *