Dalam rapat kordinasi dipimpin Kabiro ops Polda Kaltim Kombes Pol Jusman, dan dihadiri pejabat polda seperti Kabid Humas Kombes Pol Wisnu Sutirta, Dirlantas Polda, Kepala Obvitnas, Kepala PN Gunawan GUsmao, Danlanal, dan perwakilan dari Kodam VI Mulawarman, kepala Satpol PP Baroli, Kapolres AKBP Sabar Surpiyanto dan jajaranya.
Menurut Kapolres, pihaknhya masih berharap kedua belah dapat menyelesaikan perkara tersebut melalui negoisasi sebelum hari pelaksanaan eksekusi.
“Kita juga minta semua pihak ikut menciptakan kondusifitas Balikpapan,” katanya.
Selain itu polisi kata Sabar mengharapkan pada eksekusi nanti tidak ada pihak-pihak yang melakukan pengerahan ormas dalam perkara ini. Sabar juga menegaskan pihaknya akan menindaktegas bagi siapapun yang ketahun membawa senjata tajam pada kegiatan 1 Desember nanti.
“ Akan kita tindak tegas mereka yang membawa sajam. Makanya kita akan gelar razia ketertiban,” tandasnya. Soal mekanisme pengamanan menurut Kapolres pihaknya sudah memiliki protap pengamanan termasuk soal penutupan jalan dilokasi eksekusi.
“Kapolres berharap situasi saat ini tidak mempengaruhi aktivitas masyarakat. “seperti dua hari belakang termasuk hari ini, seperti masyarakat tidak terlalu terpengaruh. Kita berharap ini juga bisa terus terjaga situasinya,”katanya. Sementara kepala PN Balikpapan Gunawan Gusmao mengatakan eskusi tetap akan dilakukan 1 Desember 2011.
“Kita tetap jalankan putusan PK ini sebagai penegakan hukum yang harus dijalankan,” ujarnya singkat usai ikuti rakor teknis pengamanan ekskusi di Polres Balikpapan.