TNI AL Kawal Gafatar Keluar Laut Balikpapan

Kolonel Laut Arief BudimanNewsBalikpapan –

TNI AL berinisiatif mengawal warga Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) Kutai Kartanegara Kalimantan Timur hingga keluar dari perairan laut Balikpapan. Kabupaten Kutai Kartanegara memang berencana memulangkan sebanyak 227 jiwa warga Gafatar yang berdomisili di Samboja Kukar.

“Nanti kapal kami yang akan mengawal mereka keluar dari perairan Balikpapan,” kata Komandan Pangkalan TNI AL Balikpapan, Kolonel Arief Budiman, Senin (25/1).

Arief mengatakan TNI AL sudah berkomitmen agar proses pemulangan warga Gafatar ini berlangsung lancar hingga ke daerah asalnya. TNI AL memfokuskan pengamanan warga Gafatar ini sejak masuk Pelabuhan Semayang hingga kapalnya keluar wilayah perairan laut Balikpapan.

“Kami akan amankan sejak di Pelabuhan Semayang dan perairan Balikpapan,” tegas mantan Komandan KRI Banda Aceh yang ikut mengevakuasi bangkai pesawat Air Asia.

Sehubungan pengamanan ini, Arief mengaku memerintahkan personilnya agar bertindak professional dalam penanganan Gafatar. Kapal motor TNI AL mengawasi kapal angkut KM Bukit Siguntang yang rencananya membawa warga Gafatar keluar dari Balikpapan hari Selasa nanti.

Kabupaten Kukar dijadwalkan memulangkan secara bergelombang warga Gafatar dari penampungan Samboja. Terdapat sebanyak 227 warga Gafatar asal Kota Bangun, Tenggarong dan Sembulu sudah dilokalisir di Samboja dari total keseluruhan sebanyak 400 jiwa.

“Rencananya besok (Selasa 26 Januari 2016) secara bergelombang dipulangkan,” kata Kepala Sub Bidang Pemberitaan Humas Pemkab Kutai Kartanegara, Ariyanto, Senin (25/1).

Ariyanto mengatakan pihaknya sedang memverifikasi kembali warga Gafatar yang sebagian diantaranya sudah memegang KTP Pemkab Kukar. Sebagian warga ini sudah menjani prosedur semestinya dalam pengurusan perpindahan KTP serta kepemilikan asset di Kukar.

“Sebagian mereka sudah memegang KTP Kukar dan mengklaim eks Gafatar. Mereka sudah memiliki asset sehingga tidak bisa serta merta untuk bisa dipulangkan,” ujarnya.

Namun demikian, Ariyanto mengakui pihaknya juga mempertimbangkan penggatian asset warga Gafatar ini yang nantinya terpaksa tetap dipulangkan dengan berbagai pertimbangan. Pemkab Kukar akan berhati hati dalam penyaluran ganti rugi asset milik warga Gafatar.

Sebagian pengungsi ini nantinya dipulangkan lewat jalur darat menuju Balikpapan dan diangkut dalam KM Bukit Siguntang dari Pelabuhan Semayang. Kapal ini yang berlayar membawa ratusan warga Gafatar untuk dipulangkan ke daerahnya masing masing.

Berita Terkait

2 Comments

  1. […] eks Gafatar ini, lanjut Syahhruddin terbilang terisolir dari pergaulan masyarakatSamarinda lainnya. Kawasannya memang minim adanya sarana prasarana fasilitas umum seperti jalanan, sekolah […]

  2. […] Daerah Militer Mulawarman mengirimkan 500 personil pasukan perdamaian PBB ke Sudan pada pertengahan bulan Maret mendatang. Pasukan perdamaian ini […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *