Terminal Batu Ampar Terancam Mangkrak

Bus BalikpapanNewsBalikpapan –

Pembangunan Terminal bus Batu Ampar Balikpapan Kalimantan Timur terancam mangkrak dari jadwal pengoperasian pada tahun ini. Pasalnya, terminal yang merupakan assert Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) itu belum diserahkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk dipergunakan.

“Saya mintanya secepatnya, karena ini kan proyeknya provinsi, karena saya kan juga minta kepastian,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan Suseno.

Menurut Suseno, belum diserahkannya  ke Pemkot karena proyek pengecoran pelatarannya menjadi menuai masalah. Hasil sementara pembangunan tidak sesuai dengan standar diinginkan Provinsi Kaltim.

Sehingga kata dia, rencananya akan segera dilakukan pengecoran lagi, setelah itu baru akan diserahkan.  Dari evaluasi mereka (Pemporov) itu akan di cor ulang.

Sebelumnya DPRD Kota Balikpapan menemukan banyak kejanggalan, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke terminal itu beberapa waktu lalu. Para wakil rakyat itu menemukan ada yang tidak sesuai spek dari renovasi bangunan itu.

“Saat sidak Komisi III (DPRD Balikpapan) beberapa waktu lalu ada temuan spek yang tidak sesuai,” kata Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sukri Wahid.

Terminal itu sebenarnya direnovasi dengn konsep Modern yang menelan anggaran mencapai Rp 31 miliar. Pasalnya terminal itu diproyeksi menjadi  terminal percontohan di wilayah Indonesia bagian Timur.

Terminal ini memiliki luas 480 meter persegi di atas tanah seluas 1,2 hektare. Untuk saat ini, daya tampung parkiran antara 8 sampai 12 bus. Terminal  itu dilengkapi dengan sejumlah fasilitas, memiliki dua lantai, poliklinik, mushola, ruang kantor pengelola, kios dan toilet.

Sedangkan, untuk pusat ruang kontrol informasi dan  teknologi (IT) juga dilengkapi CCTV terminal mengawasi keadaan seluruh terminal.

Terminal tersebut, kini statusnya naik dari tipe A menjadi tipe B. Terminal Batu Ampar telah beroperasi sejak tahun 1987 dan baru direnovasi bulan Mei 2012 lalu.

 

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *