PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) komitmen dalam membangun jaringan teknologi komunikasi 4G di area perbatasan Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Perusahaan telekomunikasi kelir merah ini ingin memangkas kesenjangan telekomunikasi antara warga perkotaan dan perbatasan.
“Kami ingin memangkas kesenjangan layanan telekomunikasi di perbatasan dan perkotaan,” kata Executive Vice President Telkomsel Area Pamasuka, Agus Setia Budi, Sabtu (27/5).
Agus mengatakan, beberapa area perbatasan saat ini sudah mulai menikmati teknologi 4G Telkomsel yakni Nunukan, Malinau, Sambas, Bengkayang, Skouw, Kepulauan Talaud, Merauke dan Mahakam Hulu. Area ini merupakan kawasan perbatasan Indonesia dengan negara tetangga Malaysia dan Papua Nugini.
“Kami mengharapkan keberadaan teknologi ini mampu memberikan pengalaman digital lifestyle terbaik dan mendukung kehidupan masyarakat sehari hari,” ujarnya.
Sebagai operator terbesar di Indonesia, Agus menyebutkan, Telkomsel berusaha mengkedepankan dampak positif teknologi demi membantu masyarakat. Jaringan Telkomsel dapat membuka akses telekomunikasi menjangkau ke seluruh pelosok wilayah Indonesia.
Dalam beberapa kasus, Agus mengungkapkan, Telkomsel sendirian membuka akses telekomunikasi di sejumlah wilayah terpencil Pamasuka. Wilayah tersebut diantaranya Buru Selatan, Maluku Barat Daya, Maluku Tenggara, Kaimana, Manokwari Selatan, Asmat, Deiyai, Dogiyai, Lanny Jaya, Puncak Jaya, Mamberamo Raya, Miangas, Timpas Kuala Kapuas, Lamandau, Kudangan, Mahakam Ulu dan Entikong.
“Perusahaan operator telekomunikasi lain akan berhitung biaya membuka investasi di perbatasan. Kalau Telkomsel tidak memandang secara bisnis saja, namun juga kepentingan bangsa,” tuturnya.
Telkomsel Area Papua Sulawesi dan Kalimantan memiliki 39 juta pelanggan dimana 20 juta diantaraya pengguna layanan data. Telkomsel sudah menyiapkan 33 ribu jaringan BTS yang 50 persen diantaranya dimanfaatkan untuk mensuport kebutuhan akses data dan mobile lifestyle.
Pelanggan Telkomsel Balikpapan Beralih Data
Telkomsel Balikpapan menyebutkan ada fenomena peralihan gaya hidup pelanggan telekomunikasi saat ini. Para pelanggan operator seluler klir merah saat ini bergeser memanfaatkan layanan komunikasi berbasis data.
“Pelanggan data Telkomsel terus meningkat signifikan per tahunnya,” kata Manager Sales Telkomsel Balikpapan, Andhika Pradhana.
Pelanggan Telkomsel Balikpapan sudah menyentuh angka 1,3 juta pengguna pertengahan 2017 ini. Sebanyak 49 persen diantaranya adalah pelanggan yang memanfaatkan komunikasi jaringan data di Balikpapan.
“Mereka yang menelpon dengan mempergunakan jaringan seluler juga masih banyak. Namun bisa dipastikan jaringan pesan SMS juga tidak ada lagi di Balikpapan,” tuturnya.
Pertumbuhan pelanggan data ini, menurut Andhika sudah mulai teridentifikasi sejak Telkomsel meluncurkan jaringan teknologi 3G pada 2012 lalu. Pertumbuhan pelanggan data makin signifikan sejak Telkomsel Balikpapan meluncurkan jaringan teknologi 4G pada tahun 2016 silam.
“Pertumbuhannya makin terasa sejak kami meluncurkan teknologi 3G di Balikpapan hingga sekarang masuk 4G,” paparnya.
Andhika mengatakan, masyarakat Balikpapan akrab komunikasi berbasis data memanfaatkan aplikasi Whatsapp, Lines, BBM dan lainnya. Sarana teknologi 4G juga meningkatkan kualitas layanan nonton paketan hiburan nonton film berbayar seperti Hooq dan Viu.
“Kami pernah memutar film kualitas HD dari Hooq di Balikpapan tanpa buffering. Memang nonton film akan menghabiskan paketan hingga 2 Giga per film,” ujarnya.
Telkomsel Balikpapan menargetkan pertumbuhan pengguna data mampu mendongkrak tambahan pelanggan maupun revenue perusahaan hingga 8 persen dari sebelumnya. Saat ini, perekonomian di Kaltim sudah makin membaik menyusul membaiknya pasar batu bara dan minyak mentah dunia.
Telkomsel Balikpapan juga terus meningkatkan layanan teknologi 4G di seluruh pelosok wilayahnya hingga menembus Penajam Paser Utara dan Paser. Mereka juga mendorong penukaran ponsel berbasis teknologi 2G dan 3 G dengan ponsel basis 4G.
“Kami membantu penukaran ponsel berbasis teknologi lama bermigrasi memakai ponsel 4G. Prediksi kami pengguna jaringan data Telkomsel akan melampui voice dan SMS pada akhir tahun 2017 nanti,” ungkap Andhika.
Hari Jadi Telkomsel, Manager Layani Langsung Pelanggan
Khusus bertepatan hari istimewa ini, sembilan pegawai level Manager Telkomsel Balikpapan turun langsung melayani pelanggan. Terdapat sembilan level Manager Telkomsel Balikpapan ikut turun yakni Andhika Pradhana, Jaksen, Iman Mahendra, Deni Eko, Yanuar, Budi Capanto, Meizir, M Yusuf Hidayat dan Timbul Siregar. Mereka melayani berbagai keluhan pelanggan Telkomsel berkisar soal ganti kartu hingga permasalahan jaringan 4G di Balikpapan.
“Selama hari jadi Telkomsel ini para manager Telkomsel Balikpapan melayani customer service pelanggan,” kata Humas Telkomsel Balikpapan, Arif Rahman.
“Telkomsel berbasis layanan pada pelanggan dan para manager sudah terbiasa memberikan pelayan maksimal pada masyarakat. Namun demikian, memang masih tetap didampingi costumer service Telkom yang bertugas,” papar Arif.
Arif mengatakan, Telkomsel memang rutin mewajibkan level managernya agar turun langsung ke lapangan. Kebiasaan ini biasanya diberlakukan pada hari hari khusus semisal HUT Telkomsel dan beberapa hari besar lainnya.
“Saat HUT Telkomsel setahun lalu juga dilakukan hal yang sama. Ini untuk mendekatkan Telkomsel dengan pelanggan,” ujarnya.
Manager Sales Telkomsel Balikpapan, Andhika Pradhana menyebutkan, pihaknya melayani setidaknya 10 ribu keluhan pelanggan per bulannya. Mereka biasanya menyoal tentang kerusakan kartu perdana, jaringan telpon hingga migrasi teknologi 3G ke 4G.
“Keluhan ini normal untuk ukuran Telkomsel Balikpapan yang pelanggannya sudah mencapai angka 1,3 juta pelanggan. Kami juga sudah membuka layanan via online,” ungkap salah seorang manager Telkomsel yang turut membantu pelayanan customer service.
Telkomsel Balikpapan sudah menargetkan 8 persen pertumbuhan jumlah pelanggan dan pendapatan memasuki akhir 2017 ini. Setiap tahunnya, pelanggan Telkomsel Balikpapan bertambah rata rata 100 ribu orang pada 2016 lalu.
Penduduk Kota Balikpapan saat ini diperkirakan sudah menembus angka 700 ribu jiwa tahun 2017. Total pelanggan Telkomsel Balikpapan saat ini jauh melampui prosentase pertumbuhan warga setempat.
2 Comments
[…] Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menilai kebijakan network sharing akan efektif bila diterapkan di remote area atau non komersil. Penerapannya mampu menekan biaya […]
[…] tim terbaik untuk masing-masing game pada babak kualifikasi tingkat nasional akan saling berhadapan untuk memperebutkan gelar juara pada grand final yang akan […]