Sultan Hamengkubuwono X menilai para pengkritik Joko Widodo hanya sekedar mendompleng popularitas Gubernur DKI Jakarta ini. Tanpa menyebut nama, Sultan menyebutkan badai kritikan ini bermuara tingginya elektabilitas Jokowi ini.
“Hanya sekedar mencari popularitas,” katanya dalam Festival Media Aliansi Jurnalis Independen (AJI) di Yogjakarta, Sabtu (28/9).
Sultan mencontohkan tokoh nasional berinisial AMR yang kerap kali melontarkan kritikan pedas pada Jokowi. Kritikan tokoh ini lebih bernuansa politik soal kepemimpinan Jokowi.
Namun demikian, Sultan mengingatkan kritikan tokoh politik ini bisa berdampak negative terhadap pribadi bersangkutan. Kritikan membabi buta bisa menjadi boomerang bila pernyataanya sulit untuk dibenarkan.
“Contoh kritikan AMR pada Jokowi bisa menjadi boomerang pada dirinya sendiri, jangan Cuma mencari popularitas saja,” ujarnya.
Sebulan terakhir ini, kepemimpinan Gubernur Jokowi banyak menuai kritik pedas dari sejumlah tokoh nasional Indonesia. Salah satunya kerap dilontarkan petinggi Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang menyebutkan kegagalan Jokowi saat menjadi Wali Kota Solo. Amien Rais menyamakan Jokowi jadi penyebab Solo menjadi kota termiskin di Provinsi Jawa Tengah.