Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan Kalimantan Timur menargetkan rumah sakit khusus keluarga miskin akan beroperasi 2014 mendatang. Pasalnya saat ini, pembangunan RSUD tersebut, sudah mencapai 80 hingga 85 persen.
“Itu target kita, RSUD itui bisa operasi awal tahun depan, karena pembangunanya akan segera rampung,” kata Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Kota Balikpapan Dyah Muryani, Senin (15/4).
Hanya saja kata Dyah, pembangunanya memang sedikit terhambat, karena terjadi longsor sehingga membutuhkan waktu tambahan. “Harusnya memang bisa cepat pembangunannya, makanya diperkirakan hingga Agustus dan sudah ditangani tim dari ITS untuk membuat sumur-sumur , mengatasi longsoran,” imbuhnya.
Masalah longsor diharapkan tidak mengganggu proses penyelesaian pembangunan termasuk soal pembebasan lahan dibagian samping rumah sakit bagian bawah. “Kalau pembebasan lahan itu nanti. Yang penting rumah sakit berdiri dan berfungsi dulu baru setelah itu pembebasan,” ujarnya.
Setelah rampung kata Dyah, pihaknya mulai menyiapkan SDM dan kelengkatan alat-alat kesehatan yang dibutuhkan.”Setelah rampung tahapannya tentu SDM dan alat kesehatan, karena itu yang paling penting, sehingga bisa dioperasikan,” ujarnya.
Menurutnya, sebagai tahap awal 200 tenaga medis disiapkan, diantaranya perawat, dokter umum dan dokter spesialis. “Khusus untuk dokter spesialis memang kita persiapkan, di sekolahkan. Tahun ini ada yang lulus untuk SPoG, Tahun depan ada beberapa juga yang akan lulus,” ujarnya.
Rencananya ada 12 dokter spesialis yang akan ditempatkan di RSUD yang terletak di Kawasan Gunung Malang Kecamatan Balikpapan Kota. “Ada empat dokter spesialis, peasialis anak,b edah, penyakit dalam, juga inestesia, THT, Radiologi, laboratorium,” imbuhnya.
Pihaknya kata Dyah, untuk menggenapi 200 tenaga medis, khususnya dokter, ,asih membuka pendaftaran” Kita masih menerima pendaftaran khusus untuk dokter umu, sekitar 10, dokter dari Balikpapan khususnya atau Kaltim,” ucapnya.
Dia menambahkan, pembangunan RSUD bertipe C itu, menghabiskan dana lebih dari Rp 80 miliar. Rumah sakit ini memiliki kapasitas 100 tempat tidur dan 90 diantaranya untuk kelas III. “Rumah Sakit ini milik Pemerintah Kota, juga akan menangani pasien Jamkesmas maupun Jamkesda,” tandasnya.
Ketua DPRD Kota Balikpapan Andi Burhanuddin Solong, juga berharap pembangunan RSUD tersebut, bisa secepatnya selesai, sehingga bisa segera dioperasikan. “Rumah sakit itu kan harapannya untuk masayarakat kecil, karena mahalnya biaya berobat dan rawat inap,” paparnya.