Pertamina Luncurkan SPBU Mobile

Pertamina, kata Hanung untuk pertama kalinya memperkenalkan produk SPBU mobile di Balikpapan. Pertamina akan menyiapkan sebanyak 26 unit SPBU mobile yang dikhususkan dalam melayani kebutuhan BBM di 14 kota/kabupaten Kalimantan Timur.

Secara bertahap, lanjut Hanung akan disiapkan pula sebanyak 70 unit SPBU mobile serupa untuk seluruh wilayah di Kalimantan. Demikian dalam skala nasional akan disiapkan sebanyak 200 unit SPBU mobile yang diprioritaskan untuk wilayah wilayah pedalaman di seluruh Indonesia.

“Akhir tahun ini akan kami usahakan agar pengadaanya bisa terpenuhi,” ujarnya.

SPBU mobile hanya melayani penjualan solar non subsidi yang harga disesuaikan dengan harga minyak mentah dunia. Warga pedalaman Kalimantan memang selalu kesulitan dalam membeli BBM dengan harga yang diatas kewajaran.

“Warga pedalaman memang kesulitan membeli BBM. Kalau ada juga dari para pengecer dengan harga di atas pasaran,” ujar Hanung.

Keberadaan SPBU mobile seiring dengan kebijakan pemerintah dalam penerapan pembatasan penggunaan solar subsidi oleh perusahaan pertambangan dan perkebunan. Pemerintah sudah memastikan akan menerapkan aturan ini mulai 1 September 2012 mendatang.

“Perusahaan pertambangan dan perkebunan di Kalimantan sering melakukan pengetaban solar subsidi sehingga pasokan kita sudah over 11 hingga 13 persen. SPBU mobile ini nanti yang melayani kebutuhan perusahaan perusahaan yang tidak masuk ke SPBU subsidi,” ungkapnya.

Pertamina nantinya juga mempersiapkan SPBU mobile yang khusus melayani penjualan pertamax pada masyarakat pedalaman Kalimantan Timur. SPBU mobile pertamax diperuntukan penjualan bagi mobil mobil plat merah yang dihimbau tidak lagi mengkonsumsi premium.

Truk tangki SPBU mobile mampu membawa 5 ribu hingga 10 ribu solar non subsidi untuk setiap harinya. Pertamina menggandeng PT Menara Hasil Jaya dalam melayani solar non subsidi bagi masyarakat di Balikpapan dan sekitarnya.

 

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *