Pemkot Balikpapan Tolak Konsumsi Pertamax
8 June 2012
Polisi Diminta Tindak Aksi Balapan Liar
12 June 2012

PDAM Ikut Sertifikasi Halal LPPOM MUI

Balikpapan - Untuk lebih menjamin kehalalan produk air yang dihasilkan, PDAM Kota mengikutsertakan auditor internal dalam pelatihan sertifikasi system jaminan halal. Sertifikasi dilakukan oleh Lembaga Pengkajian Obat-obatan makanan dan Kosmetika MUI Kaltim (LPPOM MUI Kaltim) di Hotel Mega Lestari, Balikpapan, akhir pecan kemarin. “Kami berharap para auditor internal kami dapat menjalankan system jaminan halal sesuai ketentuan LPPOM MUI. Semua air halal, dengan adanya ini akan lebih menjamin lagi apa yang kita hasilkan,” kata Humas PDAM Gazali Rakhman disela-sela pelatihan sertifikasi LPPOM MUI, akhir pecan kemarin.

Menurut Gazali, produk yang dihasilkan PDAM nantinya akan mendapat jaminan sertifikasi halal dari LPPOM MUI Kaltim “ Karena kita sudah memiliki system jaminan halal yang diajarkan dalam pelatihan ini,” tandasnya.

Nantinya secara berkala, sertifikasi halal ini akan ditinjau dan dievaluasi sejauhmana perusahaan secara konsiten menerapkan system sertifikasi halal.

“Dua tahun sekali nanti LPPOM MUI melakukan evaluasi kembali melihat bagaimana sertifikasi halal ini dijalankan secara konsisten,” ujarnya.

Direktur LPPOM MUI Kaltim Sumarsongko mengatakan program pelatihan system sertfikasi halal yang dilakukan ini merupakan pertam kalinya. Diharapkan peserta pelatihan nantinya dapat melaksanakan dan ikut mengawasi perusahaan dalam mejalankan program sertifkasi produk yang dihasilkan.

“ Kegiatan ini merupakan yang pertama di Kaltim diikuti oleh 11 auditor dri PDAM, perusahaan catering, perhotelan dari Samarinda, air kemasan dan supplier es batu. Harapannya agar masyarakat bisa tahulah, karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujar Sumarsongko.

Menurutnya dengan sertifikasi halal akan lebih menjamin produk yang dihasilkan baik halal maupun higeinis. “Ini tidak merugikan kalangan non muslim. Justru menguntungkan masyarakat,” katanya.

Materi yang diajarkan dalam pelatihan yakni menyangkut zat, proses dan lingkungan. “ Misalnya zat halal tapi proses tidak halal, maka ini juga tidak bisa lolos dalam sertifikasi. Contoh ngebor sumur dekat sepitank ini juga tidak boleh,” tandasnya.

Dalam pelatihan kemarin, juga dihadiri oleh perwakilan LPPOM MUI Pusa dan Sekretaris MUI Balikpapan H Djaelani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *