Balikpapan –
Pemerintah Kota Balikpapan Kalimantan Timur berinisiatif memasang monitor papan daftar harga kebutuhan pokok masyarakat. Sikap ini sebagai antisipasi kecurangan yang bisa dilakukan pedagang terhadap konsumen masyarakat.
“Akan kita pasang papan monitor daftar harga bahan pokok masyarakat,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Balikpapan Dortje Marpaung, Rabu (8/5).
Dortje mengatakan hal ini adalah salah satu upaya menekan tingginya angka inflasi kota Balikpapan. Konsumsi bahan makanan di Balikpapan jadi pemicu tingginya inflasi sebesar 5,82 persen.
Sejumlah kota lain, kata Dortje sudah menerapkan strategi tersebut seperti Surabaya, Tarakan dan Palangkaraya. Tindakan ini dinilai cukup efektif menekan harga komoditas pokok masyarakat.
Monitor daftar harga ini akan menginformasikan harga bahan pokok pada masyarakat. Pemkot Balikpapan akan mengupdate pergerakan harga harga ini setiap harinya.
Sehingga, masyarakat dan pedagang memperoleh keuntungan dari pergerakan harga barang barang secara normal. Pemkot Balikpapan juga bisa mengendalikan laju inflasi bahan makanan setempat yang biasanya sulit kendalikan.
Dalam waktu dekat ini, Pemerintah pusat akan memberikan penghargaan pada Pemkot Balikpapan atas komitmennya dalam pengendalian inflasi setempat. Balikpapan membentuk tim Pengendalian Inflasi daerah (TPID), untuk mengendalikan inflasi.