Pabrik Kimia Senilai Rp 1 Triliun Dibangun di Balikpapan

Scot Marciel

Scot Marciel

Balikpapan –

Celmi Corporation perusahaan Amerika Serikat akan membangun pabrik kimia yang mengolah batubara menjadi etanol. Pabrik tersebut, rencananya dibangun diwilayah Kawasan Industri Karingau (KIK) Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2014 mendatang.

“Iya Pabrik Kimia , yakni pabrik pengolahan batubara untuk etanol,” kata Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Balikpapan, Yosmianto, Senin (15/4).

Jika pabrik tersebut dibangun, akan menjadi satu-satunya pabrik pengolahan batubara menjadi etanol di Indonesia. “Tidak ada didaerah lain, hanya di Indonesia, memang arahan dari pemerintah pusat agar dibangun di Balikpapan,” terangnya.

Nilai investasinya tidak tanggung-tanggung diperkirakan mencapai Rp 1 triliun untuk bangun pabrik itu. “Karena memang ini tekhnologinya baru, tekhnologi tinggi, sehingga memang nilai inestasinya juga cukup besar,” imbuhnya.

Pabrik itu, akan dibangun diatas lahan seluas 100 hektar dan pembangunannya ditargetkan tahun 2014 mendatang.  “Lahan yang digunakan cukup besar, walikota sudah tawarkan lahan milik Pemkot dalam pertemuan tadi, karena kita punya lahan seluas 150 hektar,” imbuhnya.

Pihak investor kata Yosmianto, memang sudah menyatakan tertarik untuk membagun di Kawasan Industri Kariangau yang berdekatan dengan Pelabuhan Peti Kemas. Bahkan, saat ini dilakukan survey lokasi pembangunan.

“Kalau mereka cocok lokasi di Kawasan Industri Kariangau karena memang dianggap efisien karena dekat dengan bahan bakunya dekat pelabuhan, silahkan saja , sistemnya bisa saja melalui build, operate, and transfer (BOT, tapi terserah saja), kalau sepakat kan bisa dibangun, targetnya memang 2014, karena ada proses perijinan,” bebernya.

Diakuinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menyambut baik pembangunan Pabrik pengolahan batubara itu. “Bagus lah untuk Balikpapan, karena tentu akan menyerap tenaga kerja yang cukup besar juga, disamping keuntungan-keuntungan lainnya, “ tukasnya.

Kepala Badan Penananam Modal Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kota Balikpapan Nining Surtiningsih mengungkapkan, saat ini sedang dilakukan proses penjajakan. Ada beberapa unit pabrik yang akan dibangun.

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *