Listrik Mati, Wali Kota Balikpapan Mandi Air Mineral

Mati listrik BalikpapanNewsBalikpapan-

Pemerintah Kota Balikpapan Kalimantan Timur kecewa minimnya kualitas layanan listrik setempat selama tiga bulan terakhir. Pemadaman listrik bergilir PLN Balikpapan berlangsung setiap hari dalam kurun waktu 2 hingga 8 jam per hari.

“Kecewa berat, gangguan ini sangat mengganggu Balikpapan. Saya mandi pakai air mineral saat mati lampunya lama,” kata Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendy, Sabtu (5/4).

Rizal mengatakan persoalan krisis listrik sudah lama membelit kota/kabupaten di Kalimantan Timur. Namun demikian, Balikpapan sedang fokus mempersiapkan kelancaran pesta demokrasi legeslatif pada 9 April mendatang.

Pemkot Balikpapan meminta agar PLN menjamin kelancaran arus listrik selama pelaksanaan pemilu nanti berlangsung. Permintaan ini disampaikan langsung pada Direktur PLN yang juga ditembuskan pada sekretariat negara.

“Kalau begini terus kita laporkan ke presiden karena kita diganggu terus oleh PLN. Saya laporkan kepada menteri,” tegasnya.

Rizal mempertanyaan kinerja PLN yang kurang memprediksi gangguan disaat jelang pemilu. Menurutnya PLN harus mampu mengantisipasi persoalan listrik di momen penting negeri ini.

Apalagi koordinasi antar instansi juga sulit dilakukan antara Pemkot Balikpapan dengan PLN setempat. Rizal mengaku telponnya tidak pernah tersambung dengan Manager PLN Balikpapan.

“Kalau dia terus melakukan itu  kita usulkan diganti kepala PLN Balikpapan,” ujarnya.

PLN Balikpapan  sudah pernah diundang terkait persoalan listrik dan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *