Laga Persiba – Timnas Jadi 21 Maret

Timnas U 19NewsBalikpapan –

Pertandingan tim nasiona U 19 versus Persiba U 23 direvisi kembali pada 21 Maret mendatang. Sebelumnya, panitia pertandingan Balikpapan sempat menetapkan jadwal laga ulang pada 19 Maret nanti.

“Kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kesediaan kembali Timnas U-19 main kembali di Balikpapan,” kata Irfan Taufik, Sekretaris Umum Persiba Balikpapan, Selasa (11/3).

Sebelumnya, pertandingan timnas versus Persiba terpaksa dihentikan menyusul padamnya lampu penerangan Stadion Parikesit Balikpapan menit 22. Terhentinya laga membuat rusuh penonton pertandingan ini yang berdatangan dari kota/kabupaten di Kalimantan.

Upaya menyalakan kembali lampu gagal sehingga sempat membuat penonton emosi, berloncatan masuk lapangan dan membakar sejumlah papan iklan milik sponsor.

“Pertandingan akan dimainkan ulang pada Jumat malam 21 Maret mulai pukul 21.30 Wita,” kata Irfan Taufik.

Pada rapat tersebut hadir perwakilan dari Badan Tim Nasional, Exco PSSI, manajer Timnas U-19, Persiba, Panitia Pertandingan, dan media partner yaitu SCTV.

“Memang sempat ada tarik ulur antara Timnas U-19 dengan media partner, bahwa pertandingan ulang akan dimainkan pada 19 Maret. Timnas U-19 keberatan karena terlalu mepet dengan jadwal pertandingan mereka di Tenggarong, lawan Mitra Kukar pada tanggal 17 Maret,” papar Irfan Taufik.

Selain menyepakati jadwal baru, rapat juga memutuskan Panitia Pertandingan tidak akan mencetak tiket baru untuk dijual. Penonton yang memiliki potongan tiket untuk tribun terbuka dari pertandingan pertama dapat langsung masuk ke stadion yang sesuai dengan tiketnya.

Untuk mereka yang memiliki tiket dengan tempat duduk, yaitu tiket bagi tribun A, tribun B, dan VIP, potongannya harus ditukar lagi ke loket untuk mendapatkan tiket baru.

Sebelumnya, tiket tribun A dan B dibanderol Rp 150.000, tribun VIP Rp 200.000.

Menurut Syarif Syamsul, Sekretaris Panitia Pertandingan, seluruh tiket yang dicetak panitia untuk seluruh tribun habis terjual. Ada 7.000 tiket dari tribun terbuka, tribun A 529, tribun B 448, dan VIP 329 tiket.

Panitia juga menegaskan bagi penonton yang tidak memiliki lagi potongan tiketnya, dengan sendirinya kehilangan haknya untuk menonton pertandingan di stadion.

Di sisi lain, hal lampu-lampu stadion yang padam saat pertandingan berlangsung, disebut panitia sebagai musibah.

“Kami tidak bisa melawan itu. Itu benar-benar di luar kehendak kami dan tentu saja kita semua,” kata Irfan Taufik.

Padamnya lampu Stadion Parikesit saat pertandingan masih berlangsung adalah kali yang ketiga terjadi di Balikpapan. Seluruhnya dalam partai Indonesian Super League, dimana Persiba vs PSPS Pekanbaru di tahun 2009 dengan skor akhir 3-0 untuk Persiba, dan Persiba vs Persita Tangerang, persis sebelum tendangan penalti untuk Persiba.

Pada partai lawan PSPS, sisa pertandingan yang 5 menit tak lagi dilanjutkan, dan pada laga versus Persita, pertandingan dilanjutkan pada pagi keesokan harinya. Penalti oleh Patrice Nzekou berbuah gol dan akhirnya Persiba menang 1-0.

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *