Balikpapan –
Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Kemenkokesra) merumuskan penyaluran kompensasi sehubungan penerapan dual price BBM subsidi masyarakat. Kompensasi peruntukannya bagi kalangan warga kelas menengah ke bawah.
“Kompensasi nanti berupa program meringankan masyarakat,” kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono di Balikpapan, Minggu (14/4).
Agung mengatakan kompensasi akan diberikan kepada masyarakat menengah bawah kendati yang mengalami penyesuaian harga di kelas menengah atas. Potensi terjadinya inflasi menjadi salah satu pertimbangan pemberian kompensasi tersebut yang saat ini masih digodok oleh pihaknya.
Pemberian BLT, menurut Agung, hanya akan memberikan stigma negatif kepada pemerintah meskipun tujuannya untuk masyarakat. Namun, Agung belum bisa menyebutkan seperti apa kompensasi yang diberikan karena adanya dual price ini.
Program pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu alternatif yang bisa digunakan untuk mengkompensasi kebijakan ini. Selain itu, penyediaan dan perbaikan infrastruktur juga akan menjadi salah satu prioritas dalam penggunaan anggaran yang berhasil dihemat dalam program ini.
Pemerintah juga tidak bisa serta merta mencabut subsidi sebagaimana yang diusulkan oleh berbagai pihak karena kondisi masyarakat tidak merata di lapangan. Karena itu, opsi pengurangan subsidi bagi orang mampu, yang memiliki mobil pribadi, menjadi pilihan yang diambil.
“Bisa saja nanti secara bertahap subsidi itu dicabut untuk yang mampu dan menggunakan harga keekonomian,” katanya.
Agung mengakui ada banyak celah yang bisa dimanfaatkan oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga kuota BBM Bersubsidi terus jebol. Selain membebani anggaran, penambahan anggaran subsidi di pertengahan jalan juga memerlukan waktu yang tidak singkat.
Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjdy mengharapkan agar kebijakan apapun yang dikeluarkan pemerintah pusat sudah disertai dengan perangkatendukungnya agar bisa berjalan lancar. Pemerintah daerah akan mengawal kebijakan tersebut agar bisa berjalan sesuai dengan rencana yang diharapkan.