Provinsi Kalimantan Timur merealisasikan pembangunan jembatan sepanjang 1 kilometer menghubungkan Balikpapan – Penajam Paser Utara. Jembatan senilai Rp 4 trliun ini membelah Teluk Balikpapan untuk menghubungkan jalur Kalimantan Timur – Kalimantan Selatan.
Diputuskan rencana pembangunan jembatan menghubungkan Penajam – Pulau Balang dan Kariangau. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah menginvestisasikan Rp 110 miliar untuk pembuatan details engineering design (DED) dan pembangunan 13 kilometer jalan penghubung.
Rencana pembangunan jembatan sudah diusulkan pada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional untuk jadi program negara. Tahun lalu, sudah mulai dilaksanakan proses pengerjaanya lewat pembangunan bentang pendek dan bentang panjang.
Sedangkan Balikpapan dan Penajam Paser Utara juga sudah sepakat melaksanakan mega proyek jembatan membelah Teluk Balikpapan sepanjang 1,2 kilometer. Proyek ini bisa dikatakan menjadi tandingan jembatan Pulau Balang yang sedang dalam pengerjaan.
Terdapat sejumlah opsi jembatan tandingan yaitu menghubungkan Melawai-Nipah, Penajam- Kampung Baru atau Penajam-Tanjung Batu. Jembatan ini lebih panjang 200 meter dibandingkan jembatan Pulau Balang yang panjangnya 1 kilometer.