Larangan Tambang Balikpapan Sedang Dirumuskan
12 February 2012
Persidafon Pincang Tantang Persiba
13 February 2012

Balikpapan Gaet Investor Bangun Pabrik Karet

Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) membuka diri bagi investor yang ingin membangun pabrik karet di Kota Balikpapan. Pemkot Balikpapan berjanji akan mempermudah ijin dan persyaratan bagi investor yang ingin membangun pabrik karet.  Langkah itu diambil guna menekan biaya angkut karet yang selama ini dibebankan kepada petani. Sebenarnya sudah pernah ada investor yang mengajukan diri untuk membangun pabrik karet.

“Sebenarnya sudah ada investor tetapi mundur karena perhitungan jumlah produksi kebun karet belum mencukupi. Kini kami membuka peluang bagi investor karena ada pasokan bahan baku dari daerah termasuk dari Samboja dan Penajam,” kata Rizal, Senin (13/2).

Pihaknya akan meyakinkan investor bahwa perkebunan karet yang ada di sekitar Balikpapan bisa menopang kebutuhan karet bagi pabrik. Rencananya, pembangunan pabrik itu akan diarahkan di Kawasan Industri Kariangau (KIK).

Pemkot Balikpapan sudah lama merencanakan pembangunan pabrik karet untuk menampung hasil produksi lokal. Selama ini, produksi karet dari petani Balikpapan dibawa ke Kalimantan Selatan untuk diolah. 

Akibatnya, biaya angkut harus dibebankan kepada petani yang berimbas pada berkurangnya pendapatan kebun karet. “kalau ada pabrik karet di Balikpapan, tentu tidak ada biaya angkut, tapi kalau selama ini di Kalimantan Selatan biayanya tinggi,” terangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Balikpapan Chaidar Chairulsyah mengatakan investor hanya tinggal menyesuaikan kapasitas pabrik dengan produksi kebun karet milik petani yang akan diambil. 

“Tinggal diarahkan kalau investor tertarik,” ujarnya.

Saat ini, Balikpapan memiliki luasan lahan karet sekitar 4.000 hektare dengan jumlah lahan yang siap berproduksi baru mencapai 1.500 hektare. Sebelumnya, beberapa investor meminta jumlah lahan produksi karet harus mencapai 5.000 hektare ketika akan dibangun pabrik pengolahan.

Dia mengatakan permintaan dari investor tersebut bisa dipenuhi apabila mengandalkan pasokan dari luar daerah. Sedangkan dengan mengandalkan produksi Balikpapan, investor harus menunggu paling tidak selama dua tahun untuk memenuhi target lahan produksi yang sedang dipersiapkan Pemkot.

Tahun ini, tambah Chaidar, Pemkot Balikpapan menganggarkan dana untuk membuat kebun karet baru seluas 350 hektare. Adanya pertambahan kebun karet itu seiring dengan target 5.000 hektare yang ingin dicapai Pemkot Balikpapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *