Saat ini kata sayhrumsyah, jumlah sekolah yang rusak berjumlah 214 sekolah diantaranya 167 SD, SMP 23, SMA 9, SMK 5. Sekolah yang mengalami kerusakan kata Syahrumsyah banyak dialami sekolah yang berada dipinggiran kota dan lokasi sekolah yang kontur tanahnya tidak rata atau berbukit.
“ Kebanyak seperti itu, sekolah yang berada dipinggiran kota, ” ungkap Syahrumsyah.
Ia menjelaskan Dinas Pendidikkan Kota Balikpapan tahun 2012 ini lebih memperioritaskan perbaikan sekolah untuk memperpanjang umur sekolah, seperti fasilitas fisik sekolah.
“ terutama yang berat dulu lalu sedang. Rusaknya ada yang flapon bocor, perbaikan WC, pagar. Kalau bangun baru belum kita perioritas,” ucapnya.
Pembangunan sekolah baru saat ini masih melanjutkan pembangunan SMK Negeri 9 Balikpapan yang tengah dikerjakan penyelesaian. Karena memang anggaran tersebut terbatas.
“Kalau bangun baru itu kita kesulitan lahannya, waktunya juga termasuk anggaran kita terbatas. Jadi kita utamakan perbaikan saja,” tandasnya.