Pesawat Garuda IndonesiaNewsBalikpapan –

Penerbangan pesawat Garuda Indonesia rute Balikpapan – Palangkaraya – Pontianak delay selama dua hari terakhir ini. Otoritas Bandara Sepinggan menunda keberangkatan pesawat hingga lebih dari dua jam dari jadwal yang sudah ditentukan pada 06.15 Wita.

“Menunggu delay penerbangan ke Palangkaraya selama lebih dari dua jam,” kata salah satu penumpang, Amir Syarifuddin, Selasa (1/9).

Para penumpang terpaksa menunggu di ruang keberangkatan pesawat Bandara Sepinggan Balikpapan. Mayoritas penumpang sudah terlihat kesal menunggu kepastian keberangkatan pesawat hingga pukul 08.46 Wita ini.

“Belum ada kepastian keberangkatan pesawat, namun ada informasi soal gangguan kabut asap sepanjang penerbangan ke Palangkaraya,” papar Amir.

Humas Garuda Indonesia di Balikpapan, Ecky Lazuardi mengatakan gangguan kabut asap sudah terjadi selama dua hari terakhir ini. Sebelumnya, otoritas bandara juga menunda keberangkatan penerbangan Garuda rute Balikpapan – Palangkaraya – Pontianak hingga 4 jam dari jadwal semula.

“Penundaan juga terjadi pada pagi hari seperti hari ini,” ungkapnya.

Ecky menyatakan Garuda Indonesia menggunakan pesawat tipe ATR untuk melayani penerbangan rute Balikpapan – Palangkaraya – Pontianak. Tipe pesawat ini, menurutnya punya keterbatasan dalam menjelajahi ruang angkasa yang terkendala permasalahan kabut asap.

“Faktor keamanan harus dikedepankan dalam menghadapi masalah cuaca ini,” ujarnya.

Sehubungan itu, Ecky meminta maaf pada pengguna jasanya yang menumpang pesawat ATR Garuda yang mampu menampung 70 orang ini. Menurutnya keterlambatan ini lebih disebabkan factor non teknis yang harus mendapatkan perhatian dari pihak otoritas bandara.

Garuda Indonesia sudah melayani penerbangan ke sejumlah kota kota Kalimantan dengan mempergunakan destinasi Bandara Sepinggan Balikpapan. Setidaknya ada 1 kali penerbangan Garuda Indonesia yang membuka rute Balikpapan – Palangkaraya – Pontianak.