Pelumas BatakanNewsBalikpapan –

PT Pertamina (Persero) meresmikan pengoperasian Terminal Supplay Point & Distribution di Batakan Balikpapan Kalimantan Timur, Senin (21/9). Terminal ini untuk memaksimalkan distribusi pelumas untuk pasar Kalimantan Timur, Utara dan Selatan.

“Agar distribusi pelumas lebih lancar untuk wilayah Kalimantan,” kata Direktur Pemasaran PT Pertamina, Ahmad Bambang di Balikpapan.

Bambang mengatakan Terminal Batakan mempunyai kapasitas penampungan pelumas hingga 820 kilo liter.  Terminal dilengkapi instalasi pengisian pelumas curah, 8 ribu drum, gudang penyimpanan 21 ribu box, control room, workshop, laboratorium QC dan oil monitoring.

Terminal Batakan ini, kata Bamban akan dikelola PT Pertamina Lubricants selaku penanggung jawab distribusi pelumas di seluruh area Kalimantan. Menurutnya Terminal Batakan mampu meningkatkan efisiensi biaya handling pelumas kemasan curah pasokan dari Gresik Jawa Timur.

Dengan adanya Terminal Suplai Point ini tentunya memberikan kenyamanan bagi konsumen industri karena terjaminnya kepastian suplai dan  adanya fasilitas pemeriksaan kondisi pelumas yang membantu penilaian terhadap kinerja equipment.

Produk kemasan curah yang dipasok dari TSP Batakan yakni jenis Meditran S, Meditran SX CH-4 dan Meditran SX Plus CI-4,  TranslikHD dan Turalik. Meditran SX Plus CI-4 merupakan pelumas mesin diesel industri putaran tinggi yang digunakan alat berat dan pembangkit listrik.

TranslikHD merupakan pelumas powershift transmissions dan hidrolik yang bermutu tinggi yang dirancang khusus untuk kendaraan off-highway tugas berat. Peralatan ini umumnya digunakan pada industry pertambangan, konstruksi, dan pertanian. Pelumas ini banyak digunakan untuk final drives, wet clutches, dan wet-disc brake.

Serta Turalik yaitu pelumas hidrolik yang diformulasikan dari base oil yang memiliki viscosity index yang tiggi dan mengandung performance additive yang lengkap untuk memberikan perlindungan terhadap keausan, mencegah terbentuknya busa, serta perlindungan karat dan korosi.

Direktur Utama PT Pertamina Lubricant, Gigih Wahyu Hari Irianto mengatakan pihaknya

merupakan anak perusahaan PT Pertamina  yang mengelola usaha pelumas otomotif dan industry.  Pasarnya tersebar di  empat benua Asia, Afrika, Eropa, Australia, dan Amerika. Pertamina Lubricants mengoperasikan 3 unit produksi di Gresik, Cilacap, dan Jakarta serta 1 unit produksi di Thailand dengan keseluruhan kapasitas produksi mencapai lebih dari 500.000 KL per tahun.