Pertamina isi pelumas pelangganNewsBalikpapan –

PT Pertamina Unit Pemasaran Balikpapan Kalimantan Timur menyatakan industry otomotif modern saat ini memproduksi spesifikasi mesin berakslerasi tinggi serta tenaga yang kuat. Mesin sejenis ini otomatis memiliki temperature ruang mesin yang tinggi akibat gesekan masing organ dalam blok mesingnya.

“Mesin mesin modern saat ini spesifikasinya akslerasinya tinggi dan tenaga kuat,” kata Region Sales Manager Pertamina Balikpapan, Abdul Hafid Rasjid, Jumat (29/1).

Mesin modern bertenaga jumbo ini, kata Hafid membutuhkan pelumas yang mampu melapisi dua permukaan logam yang bergesekan saat mesin bekerja. Keberadaan pelumas dirasakan menjadi fital guna mengurangi tingkat keausan mesin, mendinginkan, mengangkut sisa kotoran hingga memaksimalkan kompresi agar konsumsi bahan bakar sangat efektif.

Hafid mengatakan pelumas sendiri merupakan racikan senyawa kimia antara minyak mentah dan senyawa aditif dalam kandungan tertentu sesuai karakteristik mesin dibutuhkan. Proses pembuatannya harus melalui pengujian laboratorium guna menghasilkan suatu kadaran pelumas yang dibutuhkan.

“Mata manusia maupun sentuhan fisik tidak bisa membedakan antara pelumas kualitas bagus dan jelek,” paparnya.

Produk pelumas Pertamina, menurut Hafid sudah mendapatkan pengakuan sertifikasi internasional untuk berbagai tipe mesin otomotif roda dua, roda empat, mobil premium, super car, truk alat berat hingga mesin industry pabrik dan power plan. Pertamina setidaknya sudah memproduksi berbagai jenis pelumas seperti Enduro 4T, 2T Enviro Sae 20, Mesrania 2T Super X, Mesrania 2T Super, Mesrania 2T Sport TC A, Mesrania 2T OB, Enduro 4T dan Meditran SX.

“Soal kualitas sudah mendapatkan pengakuan internasional sehingga tidak perlu diragukan lagi,” ujarnya.

Pertamina menjamin ketersediaan pasokan minyak pelumas langsung ke lokasi permintaan pelanggan lewat layanan mobile oil service. Harga jualnya juga mampu bersaingan dibandingkan competitor lainnya dengan berbagai nilai tambah adanya bonus bonus berbagai produk Pertamina.

“Diberikan pada pelanggan loyal dengan tingkat pembelian tinggi,” tuturnya.

Sinerjitas antara Pertamina dengan pelanggan ini, menurut Hafid harus mampu ditingkatkan guna menghadapi lesunya perekonomian saat ini. Apalagi, Pertamina merupakan perusahaan dalam negeri yang keuntungannya dipergunakan untuk kemakmuran bangsa ini.

Pertamina Balikpapan meluncurkan mobile oil service guna mendongkrak kualitas layanan berbagai sector industry Kalimantan. Pertamina menargetkan penguasaan market share hingga 80 persen dari total keseluruhan pelanggan seluruh sector industry Kalimantan.

Hafid  menyatakan penjualan minyak pelumas di Kalimantan mencapai 60 ribu kilo liter pencapaian 2015 lalu. Mayoritas pelanggannya adalah perusahaan perusahaan pertambangan di Kalimantan hingga mencapai 70 hingga 80 persen.

“Sisanya adalah power plan, perkebunan dan industry otomotif,” ungkapnya.

Lesunya industry pertambangan saat ini, menurut Hafid otomatif berdampak langsung terhadap penjualan produk pelumasnya di pasaran. Pertamina Balikpapan sudah merevisi penjualan minyak pelumasnya mencapai 55 ribu kilo liter per tahun.