The PodiumNewsBalikpapan –
Grup properti, Paramount Enterprise sepakat membangun hotel berbintang senilai Rp 90 miliar di Balikpapan Kalimantan Timur. Operator pengelolaan hotel ini nantinya dipercayakan pada pihak Parador Hotels and Resorts.

“Kami akan bangun hotel di kawasan bisnis di Jalan Jenderal Sudirman dengan investasi berkisar Rp60-90 miliar. Hotel bintang 2 atau bintang 3, dengan maksimal 150 kamar ketinggian 6 lantai,” kata Kepala Operasi Parador Hotels and Resort, Ricky Theodores di Balikpapan, Sabtu (12/7).

Ricky memastikan hotel di Balikpapan hanya jadi langkah awal investasi hotel Paramount Enterprise. Selanjutnya, grup properti ini berencana mengembangkan usaha bisnisnya di Samarinda dan Berau yang masih berada di Kaltim.

Ricky melanjutkan, pembangunan akan dimulai pada 2015, sementara pada 2014 ini dilakukan semua studi dan syarat perizinan yang diperlukan. “Perhitungan kami pembangungan akan selesai dalam 15 bulan, mulai dari pertama ground breaking hingga soft opening (pembukaan),” paparnya.

Ricky mengatakan kota/kabupaten di Kaltim memiliki prospektif ekonomi dalam pengembangan pembangunan industri jasa perhotelan. Dia memastikan keterbatasan pasokan listrik Kaltim tidak berdampak negatif terhadap kelangsungan keuntungan industri jasa perhotelan.

Sistim listrik Mahakam sendiri memang masih mengalami defisit listrik dari total kebutuhan warga Kaltim. Saat siang hari, kemampuan daya listrik mencapai 260 MW dari kebutuhan daya sebesar 290 MW. Adapun malam hari ada keseimbangan antara beban dengan suplay kemampuan daya listrik yang berkisar 350 MW.

Karena itu PLN mengeluarkan para pelanggan captive, atau pelanggan besar seperti hotel, mal, dan restoran dari Sistem saat beban puncak tersebut dan berkonsetrasi pada pelanggan rumah tangga. Jasa perhotelan wajib mempergunakan daya mesin pembangkit sendiri untuk kebutuhan pelanggannya.

“Kami kira dikeluarkan dari Sistem distribusi saat beban puncak malah lebih murah biayanya,” katanya.