Picture 100NewsBalikpapan –

Kepolisian Daerah Kalimantan Timur membentuk tim khusus penanggulangan narkoba di internal institusi kepolisian. Tim ini akan memberantas penyalahgunaan narkoba di internal personil Polda Kaltim.

“Kami sudah membentuk tim khusus anti narkoba,” kata Kepala Polda Kaltim, Inspektur Jenderal Dicky D Atotoy, Rabu (13/11).

Tim khusus ini dipimpin langsung Wakil Kepala Polda Kaltim, Brigadir Jenderal Totok Kuncoro dalam penindakan oknum personilnya. Operasional hariannya dilaksanakan Direktur Reskrim Narkoba Polda Kaltim, Komisaris Besar Eko Wahyu Prasetyo.

Dicky mengatakan tim ini secara rutin melaksanakan pencegahan hingga penindakan penyalahgunaan narkoba. Tim ini nantinya juga melaksanakan pengetesan urine ke seluruh Polresta di Kaltim.

“Sehingga saya panggil Kapolres untuk mensosialisasikan adanya tim khusus anti narkoba,” ujarnya.

Dicky berpendapat penyalahgunaan narkoba sudah menggerogoti seluruh sendi kehidupan masyarakat. Para pelaku penyalahgunaan narkoba juga sudah beragam dari warga sipil hingga oknum personil kepolisian.

“Anggota saya ada tiga yang mempergunakan narkoba di Polres Samarinda, Paser dan Penajam,” paparnya.

Personil kepolisian juga terancam pasal pidana umum penyalahgunaan narkoba. Ancaman hukumannya penjara dan pemecatan dari keanggotaan kepolisian.

Kepala Polres Samarinda, Komisaris Besar Wisnu Sutirta mengatakan anggotanya dari satuan narkoba tertangkap tangan mengkonsumsi sabu sabu. Oknum polisi berpangkat Aipda ini juga diduga terkait dalam jaringan narkoba di Samarinda.

“Memalukan karena pelaku adalah petugas satuan narkoba Samarinda dan diduga terkait jaringan narkoba,” paparnya.

Sehubungan itu, Wisnu meminta penyidiknya memproses oknum ini sesuai ketentuan pidana umum berlaku. Dia juga terancam putusan etik pencopotan personil kepolisian.

Pencarian Populer:

Polda kaltim, no hp narkoba polda balikpapan, no telepon restik narkoba polda kaltim