Pertalite SamarindaNewsBalikpapan –

PT Pertamina (Persero) Area Kalimantan mengaktifkan sebanyak 40 SPBU penjualan BBM pertalite di Kalimantan Selatan. Peluncuran produk BBM andalan Pertamina ini dilakukan di tiga titik lokasi yakni Kota Baru, Banjarmasin dan Kayu Tangi Kalsel.

“Produk pertalite dijual pasaran Kalimantan seharga Rp 8.500 per liternya,” kata Kepala Humas Pertamina Kalimantan, Andar Titi Lestari, Kamis (8/10).

Andar mengatakan tiga SPBU tersebut hanya jadi awal ekspansi Pertamina dalam pemasaran produk pertalite di Kalsel. Menurutnya pihaknya nantinya akan membuka setidaknya 40 SPBU yang melayani penjualan produk pertalite bagi warga Kalsel.

Aktifasi SPBU pertalite di Kalsel menjadi langkah kedua pemasarannya di Pulau Kalimantan. Bulan September lalu, Pertamina sudah memulai pemasaran produk ini yang dilakukan di kota/kabupaten Kaltim seperti Balikpapan, Samarinda, Bontang dan Tenggarong.

“Penjualan pertalite di Kaltim cukup bagus mencapai 22,5 kilo liter per hari di 15 SPBU,” paparnya.

Pertalite merupakan BBM  non subsidi produksi Pertamina yang memiliki kualitas diatas jenis premium.  Produk ini memiliki level Research Octane Number (RON) 90 dibandingkan premium yang hanya 88 RON.

“Lebih  irit, lebih murah, tarikan kencang dan melaju lebih jauh,” ujarnya.

Andar mengatakan pertalite sesuai spesifikasi teknologi kendaraan bermotor roda dua dan roda empat jenis multi purpose vehicle kelas menengah di Indonesia . Menurutnya pertalite mampu menciptakan pembakaran mesin kendaraan lebih baik dibandingkan premium.

Lebih lanjut, Andar menyampaikan Pertamina sudah mengaktifkan sebanyak 1.141 SPBU yang melayani penjualan pertalite di seluruh Indonesia. Kaltim dan Kalsel adalah wilayah ketiga setelah Jawa dan Bali yang pertama menjual Pertalite bulan September lalu.