Pertamina BalikpapanNewsBalikpapan –

PT Pertamina Unit Pemasaran Balikpapan Kalimantan Timur menyatakan sebanyak 5 persen konsumen BBM premium sudah beralih menggunakan produk pertalite. Konsumsi pertalite  di Balikpapan terus mengalami peningkatan mencapai 20 ton per harinya untuk khusus wilayah Balikpapan.

“Pertalite meningkat konsumsinya dari pengguna premium yang beralih konsumsinya,” kata Retail Fuel Marketing Manager PT Pertamina Unit Pemasaran Balikpapan, Asep Wicaksono, Rabu (21/10).

Konsumsi premium di Balikpapan, kata Asep secara bertahap terus mengalami penurunan dimana saat ini sebanyak 1 ribu ton per harinya. Peningkatan konsumsi pertalite ini, menurutnya tidak berdampak langsung pada konsumsi BBM pertamax di Balikpapan yang mencapai kisaran 750 kilo liter per bulannya atau sebanyak 25 ton per harinya.

“Murni konsumen pertalite adalah konsumen premium yang bermigrasi,” paparnya.

Konsumsi pertalite di Kaltim sudah mencapai 40 ton per hari yang sudah dilampaui Kalsel yang mencapai 60 ton per hari. Pertamina juga akan meresmikan peluncuran produk pertalite di sejumlah SPBU di wilayah Kalimantan Tengah.

Asep mengatakan konsumen Balikpapan mulai menyadari kelebihan kualitas produk pertalite yang unggul dalam mensuport performa maupun perawatan mesin kendaraan bermotor. Dia memastikan teknologi kendaraan bermotor saat ini memang minimal membutuhkan pasokan BBM standar tinggi sekelas pertalite maupun pertamax.

Sehubungan itu, Asep mematok target peningkatan penjualan pertalite hingga 50 ton per hari di Balikpapan hingga akhir tahun ini. Penjualan ini sesuai dengan penjualan pertalite nasional yang dipatok sebesar 5 ribu kilo liter per harinya.

Pertamina Balikpapan meresmikan penggunaan tangki timbun produk pertalite kapasitas 5 ribu kilo liter di Terminal Pengisian BBM. Tangki timbun ini untuk menampung produk pertalite hasil produksi kilang kilang minyak PT Pertamina Unit Pengolahan di Balikpapan.