Hutan Samboja terbakarNewsBalikpapan –

Kebakaran masih terjadi lahan rehabilitasi primata orangutan milik Yayasan The Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) di Samboja Kutai Kartanegara Kalimantan Timur. Setidaknya lahan hutan seluas 100 hektare sudah ludes terbakar sejak tiga hari terakhir ini.

“Kebakaran hutan sudah meluas di wilayah Samboja,” kata Pengelola BOSF, Nico Hermanu dalam pernyataan medianya, Sabtu (26/9).

Nico mengatakan titik api kebakaran hutan diantara perbatasan Samboja Lestari dengan Desa Tani Bakti. Kobaran api merembet dengan sangat cepat serta membakar wilayah lainnya yang terdiri hutan dan padang ilalang kering.

Upaya pemadaman masih terus dilakukan oleh staf Yayasan BOSF serta dibantu personil Detasemen Kavaleri Kodam Mulawarman dan Koramil Samboja. Yayasan BOSF juga sudah meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran Kutai Kartanegara dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Timur.

Nico mengatakan peristiwa kebakaran hutan ini sudah ketiga kalinya menimpa wilayah hutan Samboja dan sekitarnya. Kebakaran hutan pada bulan Agustus dan awal September lalu itu menghanguskan lahan hutan pohon meranti merah seluas 30 hektare milik Samboja Lestari.

Nico menduga peristiwa kebakaran ini disebabkan factor cuaca panas dan kemarau panjang yang melanda wilayah Kalimantan Timur. Adanya kebakaran ini berdampak negative terhadap puluhan hewan rehabilitas jenis orangutan dan beruang madu yang berada di hutan Yayasan BOSF.

BOSF meminta bantuan dari pemerintah daerah dalam penanggulangan kebakaran hutan ini di wilayah Samboja. Petugas BOSF kesulitan mengatasi kebakaran yang meliputi area hutan hingga ribuan hektare ini.