direksi-pt-pupuk-indonesiaNewsBalikpapan –

Tiga BUMN terkemuka Indonesia merenovasi 50 rumah veteran perang tersebar di kota/kabupaten di Kalimantan Timur. Tiga perusahaan PT Pupuk Indonesia, PT Pupuk Kaltim dan PT Hutama Karya merenovasi rumah veteran bertepatan dengan perayaaan Hari Pahlawan 10 November ini.

“Kementerian BUMN memerintahkan tiga BUMN untuk melaksanakan program bedah rumah di Kaltim,” kata Direktur SDM & Umum PT Pupuk Kaltim, Meizar Effendi, Kamis (10/11).

Meizar mengatakan program bedah rumah veteran sudah mulai dijalankan sejak bulan Juli hingga terealisasi di Balikpapan, Samarinda, Bontang, Berau, Tenggarong dan Paser. Menjalin kerjasama dengan Kodam Mulawarman, dia menyebutkan terdapat sebanyak 50 rumah veteran yang kondisinya memprihatinkan.

“Ada yang berlantai tanah, dinding papan lapuk hingga tersisa puing puing habis kebakaran,” ungkapnya.

Renovasi bedah rumah veteran ini, Meizar menyebutkan disiapkan anggaran sebesar Rp 2 miliar menjadi tanggungan tiga BUMN. PT PKT menjadi pelaksana program bedah rumah bersama personil Kodam Mulawarman.

Meizar menyatakan program ini sebagai wujud terima kasih perusahaan akan jasa para veteran di Kaltim yang berkorban jiwa dan raga demi kemerdekaan NKRI. Dia mengakui program bedah rumah ini tidak sebanding dengan pengorbanan sudah diberikan para veteran bagi Indonesia.

“Kami mengharapkan agar program ini bisa berjalan secara kontinue di Kaltim. Namun semua itu tergantung Kementerian BUMN,” ujarnya.

Ketua Markas Cabang Legiun Veteran Republik Indonesia  (LVRI) Balikpapan, Joseph Worang menyatakan mayoritas rumah rumah anggotanya berada dalam kondisi memprihatinkan. Dana pensiun veteran sebesar Rp 2,3 juta per bulan, menurutnya jauh dari mencukupi untuk perbaikan rumah.

“Uang pensiun dipergunakan untuk keperluan sehari hari. Kalau untuk perbaikan rumah tidak mencukupi,” ujarnya.

Veteran perang dengan Malaysia tahun 1963 ini menambahkan anggotanya menggantungkan hidupnya dengan bantuan anak anaknya yang sudah dewasa. Renovasi bangunan rumah dilakukan dengan anggaran seadanya.

Sehubungan itu, Joseph menyatakan terima kasihnya pada pemerintah yang tidak melupakan jasa jasa para veteran saat ini. Apalagi sebanyak 136 orang veteran Balikpapan sudah menerima dana pensiun setiap bulannya.

Salah seorang veteran penerima program renovasi rumah Djono Rachmad mengatakan rumahnya sebelumnya luluh lantah terbakar sejak  dua tahun silam. Selama itu, dia bersama keluarga terpaksa hidup berpindah pindah kontrakan di Balikpapan.

“Pindah pindah terus sebelumnya. Sekarang ini meskipun bangunan rumah diatas tanah Kodam Mulawarman, kami tidak lagi harus sewa rumah lagi,” papar pensiunan tentara berpangkat Pembantu Letnan Satu yang sempat meredam pemberontakan Ibnu Hajar di Paser, konflik Malaysia dan Timor Leste.