Aksi teror di BalikpapanNewsBalikpapan –

Detasemen Khusus 88 membekuk terduga teroris di Perum Herr I Jalan Swadaya 1 RT 24 Sepinggan Balikpapan Kalimantan Timur. Pelaku  terror bernama Fajrun bin Slan asal Ambon ditangkap saat berkendara motor menuju masjid, Jumat (15/1) pukul 04.30.

“Densus 88 sudah menahan terduga terror di Balikpapan,” kata Kepala Polda Kalimantan Timur, Inspektur Jenderal Safaruddin di kantornya.

Safaruddin mengatakan polisi langsung menahan tersangka ini yang disebut sebut sering bepergian ke Poso. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti aksi terror seperti pupuk, bubuk mesiu, laptop, ipad, seruan jihad, amunisi, selonsong peluru, parang, samurai dan ratusan paku.

Bersama tersangka, Safaruddin menyatakan pihaknya juga memeriksa keluarga tersangka terdiri istri dan kedua orang mertuanya. Pemeriksaan terduga teroris ini dilaksanakan di Markas Komando Brigadir Mobil Polda Kaltim.

“Sekarang ini masih diperiksa di Brimob, nanti akan dibawa di Jakarta untuk diperiksa,” tegasnya.

Safaruddin mengatakan Densus 88 yang memimpin aksi penangkapan terduga teroris di rumah mertuanya. Polda Kaltim hanya membekap agar proses penangkapan tersangka ini berjalan lancar.

“Saya hanya bisa bicara sebatas itu saja, sisanya silakan bertanya pada Densus langsung,” tuturnya.

Sosok Fajrun bin Slan ini terbilang misterius di kalangan tetangganya di Perum Herr I Jalan Swadaya 1 RT 24 Sepinggan Balikpapan. Tidak ada satupun yang mengenal guru ngaji di Masjid Al Ikhwan Balikpapan Baru ini.

Tetangganya hanya mengenal Fajrun sebagai menantu Nurjamal pada 2 tahun silam. Dia tidak pernah memperkenalkan namanya pada tetangga di sekitar rumahnya.

“Kami tidak kenal, hanya melihatnya kalau lewat selalu tersenyum,” ungkap Ujang Dirga, tetangga belakang rumah.