Obyek wisata Batu DindingNewsBalikpapan –

Badan Meteorologi Klimatologi & Geofisikan (BMKG) Balikpapan Kalimantan menyatakan sebanyak 1.363 titik panas terpantau ada di Pulau Kalimantan. Titik panas atau biasa disebut hotspot ini terpantau lewat satelit Terra Aqua yang melintasi Kalimantan.

“Titik panas yang terpantau dalam  satelit,” kata Kepala BMKG Balikpapan, Imam Marsudi, Jumat (11/9).

Imam mengatakan titik panas tersebut mayoritas terpantau ada di wilayah Kalimantan Tengah sebanyak 856 titik panas. Lokasinya terletak di Kabupaten Pulang Pisau yang mencatatkan 222 titik panas.

Wilayah Kalimantan Timur menempati urutan kedua titik panas yakni sebanyak 231 titik. Penyebarannya meliputi wilayah Kutai Barat, Mahakam Ulu, Penajam Paser Utara, Berau, Kutai Barat, Kutai Kartanegara dan Kutai Timur.

Adapun titik panas Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat masing masing terpantau ada 152 dan 113 titik panas. Kalimantan Utara menempati peringkat bawah yakni sebanyak 11 titik panas.

Titik panas ini, kata Imam tidak semuanya merupakan lahan hutan yang terbakar. Titik panas ini bisa jadi disebabkan kemarau panjang yang sudah berbulan bulan terjadi di Kalimantan.

“Sudah diteruskan ke BPBD Provinsi maupun Kabupaten Kota di Kalimantan,” paparnya.

Kabut asap pembakaran hutan sudah mulai dirasakan masyarakat Balikpapan selama sepekan terakhir ini. Kabut asap ini terlihat pada dini hari hingga menjelang siang sertaa mengganggu jarak pandang kendaraan.

Sebagian anak anak sekolah dan para pekerja mengenakan masker pernapasan guna melindungi dari kabut asap ini. Bahaya kabut ini dikhawatirkan mengganggu pernapasan serta berakibat penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Anak sekolah di SD Patra Dharma Balikpapan diminta pakai masker pernapasan,” kata ibu rumah tangga Balikpapan, Nurhayatie.