Bandara Tjilik Riwut PalangkarayaNewsBalikpapan –

PT Angkasa Pura Balikpapan Kalimantan Timur menyatakan belasan penerbangan keberangkatan dan kedatangan mengalami penundaan hingga pembatalan. Otoritas Bandara Balikpapan mengumumkan jarak pandang pilot pesawat terganggu adanya kabut asap.

“Banyak pesawat yang delay dan cancel dalam penerbangan kali ini,” kata Humas PT Angkasa Pura Balikpapan, Awaluddin, Jumat (11/9).

Pembatalan keberangkatan pesawat terjadi untuk rute dari Balikpapan menuju Berau, Palangkaraya dan Pontianak. Adapun yang tertunda keberangkatannya dari rute Balikpapan menuju Jakarta, Samarinda, Banjarmasin dan Tarakan.

Awal mengatakan maskapai penerbangan harus memperhatikan hak hak penumpang pesawat sehubungan penundaan maupun pembatalan keberangkatannya. Namun demikian, dia memaklumi factor keselamatan menjadi dasar utama keputusan pembatalan maupun keberangkatan pesawat.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Balikpapan Imam Marsudi mengatakan kabut asap sudah menyelimuti wilayah Kalimantan Timur dan Utara sejak dua pekan terakhir. Kabut asap ini diduga kiriman dari provinsi Kalimantan Tengah, Selatan dan Barat akibat pembakaran lahan.

“Kiriman dari provinsi lain, bukan dari Kaltim sini,” paparnya.

Imam mengatakan kabut asap ini mengganggu jarak pandang penerbangan yang terbatas hanya sejauh 2,5 kilometer pada malam dan dini hari. Adapun pada siang hari jarak pandang pilot pesawat bisa mencapai 10 kilometer.

Dia menambahkan, kabut asap bisa terus meningkat mengingat adanya angin kencang dari Barat Daya menuju wilayah Kaltim.  Permasalahan kebakaran lahan dan hutan juga masih terjadi.